26 January 2022, 20:43 WIB

Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Pelaksanaan PTM 


Syarief Oebaidillah | Megapolitan

MI/Ricky JUlian
 MI/Ricky JUlian
Pelajar di Tangsel saat akan mengikuti vaksinasi Covid-19

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten masih terus melakukan pantauan dan evaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 

"Pelaksanaan PTM  yang sedang berjalan.sedang kita evaluasi. Untuk itu kami terus berkoordinasi dengan Dinas KesehatanTangsel," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Deden Deni menjawab Media Indonesia, Rabu (26/1), usai memantau pelaksanaan PTM di SDN Pakulonan, Tangsel. 

Dikatakan dalam pantauan di sekolah tersebut pihaknya meminta penerapan protokol kesehatan (prokes) lebih ketat dan disiplin. 

"Semua peserta didik juga guru tetap gunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan. Kita minta pihak sekolah khususnya para guru lebih ketat lagi menerapkan dan mengawasi prokes selama PTM berjalan," tegas Deden. 

Baca juga : DKI Jakarta Jalankan PTM 50% kalau PPKM Level 3

Terkait temuan 51 siswa Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Ciater, Serpong, Tangsel yang terpapar  Covid 19 varian Omikron, Deden mengaku pihaknya telah berkordinasi dengan pihak sekolah yang sempat tutup tersebut. 

"Kami telah berkordinasi mereka telah lakukan karantina juga," ungkapnya. 

Hemat dia, PTM merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui SKB 4 Menteri yang harus dijalankan guna mengurangi dampak learning loss akibat penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang cukup lama akibat pandemi. 

"Dengan munculnya varian Omikron ini.menjadi dilema dan tantangan kita semua di dunia pendidikan. Untuk tetap PTM dengan penuh kehati hatian. Tapi masih kami akan terus evaluasi setiap hari perkembangannya, " pungkas Deden.yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel. (OL-7)

BERITA TERKAIT