26 January 2022, 13:48 WIB

Berkurang, Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Jadi 2.946 Orang


Rahmatul Fajri | Megapolitan

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
 ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Foto udara suasana Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta.

JUMLAH pasien covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran per hari ini, Rabu (26/1) pukul 08:00 WIB mengalami pengurangan sebanyak 11 orang dari yang sebelumnya sebanyak 2.957 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan dengan pengurangan itu, total pasien yang dirawat sebanyak 2.946 orang.

"Jumlah pasien rawat inap di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tower 5 dan 6 sebanyak 2.946 orang, terdiri dari 1.371 pria dan 1.575 wanita," kata Aris, melalui keterangannya, Rabu (26/1).

Aris mengatakan sejak 23 Maret 2020 hingga hari ini total pasien yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran berjumlah 136.872 orang.

Ia mengatakan 133.926 orang telah keluar dengan rincian 1.082 orang dirujuk ke rumah sakit lain, 132.248 orang dinyatakan sembuh, dan 596 orang meninggal dunia.

Sementara itu, pasien covid-19 di RSKI Pulau Galang tercatat sebanyak 42 orang yang terdiri dari 20 pria dan 22 wanita. Aris mengatakan jumlah tersebut bertambah 5 orang dari sebelumnya sebanyak 37 orang.

Selain itu, Aris mengatakan per hari ini, sebanyak 2.479 orang menjalani perawatan di tower 1, 2, dan 3 RSDC Rusun Pasar Rumput. Jumlahnya bertambah 40 orang dari sebelumnya 2.439 orang.

Pasien yang menjalani rawat inap di RSDC Pasar Rumput merupakan pekerja migran Indonesia dari luar negeri.

Sementara itu, RSDC Wisma Atlet di Pademangan menampung 2.730 pasien isolasi di Tower 8, 9, dan 10. Jumlah tersebut berkurang 177 orang dari sebelumnya 2.907. Tower tersebut dikerahkan untuk repatriasi pekerja migran Indonesia, dinas luar negeri dan pelajar dari luar negeri.

Sedangkan, jumlah pasien covid-19 di RSDC Rusun Nagrak yang ditempatkan di tower 1, 2, 3, 5 dan 6 sebanyak 1.696 orang. Jumlah tersebut bertambah 122 orang dari sebelumnya 1.816 orang.

Pasien yang menjalani rawat inap di RSDC Rusun Nagrak merupakan pekerja migran Indonesia dari luar negeri. (Faj/OL-09)

BERITA TERKAIT