25 January 2022, 11:21 WIB

Covid-19, Kota Bogor Akselerasi Booster hingga Buka Gudang Logistik


Dede Susianti | Megapolitan

 MI/ANDRI WIDIYANTO
  MI/ANDRI WIDIYANTO
 Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang juga menjelaskan saat ini kondisi di Kota Bogor sedang tidak biasa, terkait covid-19, karena angkanya melonjak tinggi sekali.

Bima yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengatakan, surveillance akan diperkuat, termasuk akselerasi vaksin dan booster, sosialisasi yang masif terkait kriteria isolasi terfokus atau isolasi mandiri bagi yang terpapar, termasuk di dalamnya gejala-gejala varian omikron seperti apa.

Pun demikian dengan keberadaan gudang sebagai posko logistik yang akan kembali di aktivasi. "Kepada Diskominfo agar menyampaikan pesan sosialisasi kepada warga terkait situasi yang tidak biasa. Tampilkan update angka-angka yang jelas dan singkat," ucapny di rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemi covid-19 yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (24/1).

Hadir di rapat tersebut Kapolresta Bogor Kota, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, Kajari Kota Bogor Sekti Anggraini, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto.

Rakor yang juga diikuti para kepala perangkat daerah serta pimpinan aparatur wilayah tidak lepas dari perkembangan situasi dan kondisi pandemi covid-19 dengan munculnya varian omikron.

Sementara itu, untuk internal di Pemkot Bogor Bima Arya meminta untuk mengatur kembali rapat-rapat tatap muka, kunjungan kerja, acara-acara dan yang lainnya, demikian juga untuk pihak lainnya.

"Kita sampaikan kepada publik kondisinya seperti apa dan kita bertindak, berkoordinasi sesuai dengan aturan sampai ada arahan terkait perubahan kebijakan dari pemerintah pusat," jelasnya.

Terkait usulan Kapolresta Bogor Kota, agar menyiapkan petugas khusus yang memastikan sudah vaksin atau belum salah satunya dengan razia vaksin.

Disamping itu, wali kota menginstruksikan aparatur wilayah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mempedomani ketentuan, salah satunya status level yang ada.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro berharap untuk rakor selanjutnya pihak imigrasi dan kantor Kemenag Kota Bogor dilibatkan guna mendapatkan dan mendukung data yang akan digunakan dalam penanganan pandemi covid-19. (OL-12)

BERITA TERKAIT