07 January 2022, 17:30 WIB

Disperindagkop UKM Kota Tangerang Gelar Operasi Pasar, Catat Tanggalnya


Sumantri | Megapolitan

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
 ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
ilustrasi operasi pasar minyak goreng

MENYIKAPI naiknya harga minyak goreng di pasaran, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang akan menggelar operasi pasar minyak goreng, dengan harga Rp14 ribu per liter.

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Teddy Bayu Putra mengungkapkan operasi pasar minyak goreng akan berlangsung dua hari pada Sabtu (8/1) di Kantor Gedung Cisadane dan Senin (10/1) di Lapangan Palem Botol Pinang.

Masing-masing lokasi, kata dia, Disperindagkop UKM buka pukul 08.00 hingga selesai dan akan menyiapkan 4.000 liter minyak goreng, dengan batasan dua liter per orang.

“Program ini atas kerja sama Pemkot Tangerang, Provinsi Banten bersama PT Sinar Mas Land. Kota Tangerang mendapat 8.000 liter, untuk dijual dengan harga standar ke seluruh masyarakat Kota Tangerang. Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan minyak goreng,” kata Teddy, Jumat (7/1).

Lebih jauh Teddy menjelaskan, kebijakan itu dilakukan dalam rangka merespon arahan Presiden Joko Widodo atas untuk kenaikan harga pangan, khususnya minyak goreng. Konsepnya operasi pasar minyak goreng digelar tidak melalui pasar, agar minyak dengan harga terjangkau dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca juga: Jambi Lumbung CPO, Harga Minyak Goreng Tetap Selangit

Penjualan minyak goreng secara langsung juga untuk meminimalisasi oknum yang mendapatkan harga murah tapi dijual kembali dengan harga mahal.

"Program ini sudah kita informasikan ke masyarakat lewat berbagai sosial media, Disperindagkop UKM juga telah mensosialisasikan ke grup-grup UMKM se-Kota Tangerang, untuk memanfaatkan program ini,” kata Teddy.

Teddy juga memaparkan sejauh ini harga minyak di Kota Tangerang bisa di angka Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter.

“Walau perlahan angkanya turun, tapi saat ini masih diangka Rp21 ribu per liter, sedangkan harga normalnya hanya diangka Rp14 ribu," kata dia.

Operasi digelar lanjutnya dengan harapan harga minyak goreng di pasaran bisa turun atau kembali normal, sehingga masyarakat bisa mendapat harga yang wajar. (A-2)

 

BERITA TERKAIT