09 December 2021, 16:23 WIB

Dirut Transjakarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya untuk Mediasi


 Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

ANTARA FOTO/Reno Esnir
 ANTARA FOTO/Reno Esnir
 Petugas berupaya mengevakuasi bus TransJakarta yang menabrak separator di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (3/12).

DIREKTUR Utama PT Transjakarta Mochammad Yana Aditya akhirnya memenuhi panggilan mediasi di gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Gedung Biru, Kamis (9/12).

Mediasi ini dilakukan untuk evaluasi kecelakaan berulang yang beberapa kali terjadi dalam dua bulan terakhir.

"Memang hasil evaluasi kita ada beberapa hal yang perlu diperbaiki manajemen karena masih cukup besarnya kecelakaan yang disebabkan human eror," papar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (9/12).

Sambodo meminta pihak Transjakarta untuk mengetatkan  SOP agar ke depan tidak ada lagi kecelakaan yang merugikan warga DKI.

"Saya minta tak ada lagi kecelakaan yang libatkan Transjakarta jadi Transjakarta jadi icon ibukota yan safety aman tepat waktu seperti sistem transportasi lain di dunia," pungkasnya.

Sebelumnya, banyaknya kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta membuat Sambodo akan temui Direktur Utama Transjakarta, Mochammad Yana Aditya.

Sambodo menerangkan pihaknya bakal menekankan soal SOP keselamatan para penumpang bus Transjakarta.

"Pembenahan manajemen keselamatan dan manajemen SDM Driver Transjakarta," ujar Sambodo, Selasa (7/12).

Adapun bus Transjakarta alami kecelakaan berulang, pada Senin (6/12).

Di Jalan Pramuka, bus Transjakarta menabrak separator busway  pada dini hari saat mencoba menghindari truk mixer.

Yang kedua, bus Transjakarta juga menabrak tembok di Puri Beta saat ditinggal sopir untuk buang air kecil. Sopir tersebut mengaku lupa mengangkat handbrake (rem tangan). (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT