07 December 2021, 19:39 WIB

Imbas Rentetan Kecelakaan, KNKT Audit Manajemen Hingga Supir PT TransJakarta 


Hilda Julaika | Megapolitan

Antara?Reno Esnir
 Antara?Reno Esnir
Bus TransJakarta menabrak separator jalan

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan audit menyeluruh PT TransJakarta mulai besok, Rabu (8/12). Pengauditan ini meliputi 4 area di antaranya, organisasi dan manajemen, pemastian kesiapan awak, pemastian kelayakan kendaraan, hingga route hazard mapping. 

Audit ini menyusul banyaknya insiden kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta akhir-akhir ini. 

“Kita mulai besok starting poin akan punya finding, kami sampaikan nanti. Kemudian kami punya roadmap, nah kami janji dalam dua pekan akan sampaian, kira-kira 4 area auditnya,” kata Plt. Ketua Sub Komite LLAJ KNKT Ahmad Wildan di Jakarta, Selasa (7/12). 

Ia menjeaskan, terkait dengan organisasi manajemen akan dikaji dari direktur utama (dirut) hingga supervisor di PT TransJakarta. Dengan melihat tugas (job desk) masing-masing dan rencana operasional perusahaan. 

“Ini harus kita bedah satu-satu,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyampaikan banyak hal yang menjadi temuan dan harus dianalisa. Untuk ke depannya bisa menjadi rekomendasi agar faktor keselamatan bisa ditingkatkan oleh PT TransJakarta. 

Baca juga : Trans-Jakarta Sering Kecelakaan, ini Kata Serikat Pekerja

“Perlu diketahui bahwa TransJakarta ini kan potret Indonesia sebagai percontohan tranpsortasi yang baik itu seperti apa. Kami KNKT akan mendukung sepenuhnya untuk bagaimana perbaikan keselamatan TransJakarta,” ungkapnya. 

Adapun untuk teknis audit, dijelaskan Soerjanto, TransJakarta juga bekerja sana dengan pihak ketiga. Sehingga hal pertama yang akan dianalisa adalah sistem standar yang ada di organisasi PT TransJakarta. Lalu apakah standar sistem tersebut dijalankan oleh pihak operator dan mitra. 

Selain itu, pengemudi atau supir dari bus TransJakarta pun menjadi bagian audit KNKT. 

“Intinya dari manajemen dan organisasi yang juga akan kita lihat. Memang akan sampai di sana juga (audit supir) karena pengemudi itu tidak secure itu juga bagian dari masalah human factor yang mungkin dia agak sembrono jadinya segala macem (terjadi). Pasti akan kami lihat,” tuturnya. 

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir kinerja TransJakarta dipertanyakan publik. Lantaran beberapa kali terlibat dalam kecelakaan. Baru-baru ini, bus TransJakarta alami kecelakaan berulang, pada Senin (6/12). Di Jalan Pramuka, bus TransJakarta menabrak separator busway pada dini hari saat mencoba menghindari truk mixer. 

Yang kedua, bus TransJakarta juga menabrak tembok di Puri Beta saat ditinggal sopir untuk buang air kecil. Sopir tersebut mengaku lupa mengangkat handbrake (rem tangan). (OL-7)

BERITA TERKAIT