26 November 2021, 23:34 WIB

Pemuda Pancasila Bakal Polisikan Anggota yang Terbukti Pukul Polisi 


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi pengeroyokan

PENGURUS pusat organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila bakal memolisikan anggota yang terbukti terlibat mengeroyok anggota kepolisian saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI. 

Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) PP, Razman Arif Nasution menerangkan, pengurus sudah melakukan penyelidikan internal untuk mencari anggota yang terlibat aksi anarki saat demonstrasi pada Kamis (25/11). 

"Sudah, kemarin Pak Ketum langsung perintah ke saya, cari tau siapa pelakunya," papar Razman saat menyambangi Polda Metro Jaya, Jumat (26/11). 

Razman menegaskan ormas PP tidak pernah memerintahkan dan melarang para angggota untuk melakukan penganiayaan, khususnya terhadap aparat penegak hukum. 

Ormas Pemuda Pancasila, kata Razman, akan langsung menyerahkan anggotanya yang terbukti melakukan penganiayaan anggota kepolisian. 

"Kalau ketemu, PP yang akan serahkan langsung ke kepolisian kalau ditemukan. Itu perintah dari ketua umum," tegasnya. 

Baca juga : Polisi Pastikan Satu Tersangka Pemukulan ialah Anggota Pemuda Pancasila

Sebelumnya, oknum organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) melakukan pengeroyokan kepada Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali di depan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (25/11). 

Akibat penyerangan itu, Karosekali mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Polri. 

Sejauh ini, aparat kepolisian menahan dan menjadikan tersangka 15 anggota ormas PP. 

Pihak kepolisian juga menyita senjata tajam dari mereka yang ditangkap. 

Koordinator aksi demonstrasi juga akan dimintai pertanggung jawaban atas aksi beberapa oknum anggota PP. (OL-7)

BERITA TERKAIT