28 October 2021, 14:44 WIB

16 Pengendara Motor Jatuh Akibat Jalanan Licin di Depok


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

Dok MI/Rommy Pujianto
 Dok MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi 

BELASAN orang pengendara sepeda motor terpeleset dan terjatuh di Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Hal ini akibat kondisi jalan licin dipenuhi tanah galian.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menolong pemotor yang terjatuh akibat jalan dipenuhi tanah galian tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Bus Transjakarta, Polisi Sudah 11 Saksi diperiksa

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Depok Taufiqurahman menyampaikan, jatuhnya belasan orang pengendara sepeda motor akibat ceceran tanah dari truk pengangkut tanah menimbun aspal sehingga kondisi jalan aspal licin saat hujan mengguyur. 

Kota Depok, kata dia dari subuh hingga siang ini diguyur hujan mengakibatkan jalan menjadi licin. Ditambah dengan kondisi jalan tidak rata. Hal inilah yang menyebabkan para pengendara terpeleset dan terjatuh.

"Penyebabnya, akibat truk bawa tanah timbunan, jatuh di aspal. Pas hujan mengakibatkan jalan jadi licin dan tidak rata. Karena tidak rata sepeda motor terpeleset hingga jatuh, " katanya, Kamis (28/10).

Dari catatan Satpol PP ada 16 orang pengendara sepeda motor terjatuh dan terluka di Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Rangkan Jaya, Pancoran Mas. Selain terjatuh dan mengalami luka-luka, 16 sepeda motor juga rusak.

Ia mengatakan, jalan tersebut licin akibat aktivitas penggalian tanah di kawasan penambangan di lahan milik Koperasi Pengawai Pelabuhan Indonesia (Kopelindo).

Menurut dia, kegiatan tambang tersebut sudah pernah dihentikan Satpol PP Kota Depok. Setelah dihentikan penambangan galian tanah kembali beroperasi.

"Telah kami hentikan, tapi mereka (penambang) tersebut diam-diam kembali melakukan operasional. Kami menghentikan kegiatan itu karena telah merusak aspal jalan. Juga sudah banyak pemotor mengalami kecelakaan, " ujarnya.

Saat ini, sambung dia kondisi jalanan tersebut terlihat memerah akibat terkena tanah merah. Selain kondisi jalan yang memerah, tanggul saluran air disana dan pagar pun juga hancur.

Sementara pengendara sepeda motor yang terpeleset rata-rata datang dari arah Jalan Margonda menuju ke arah Sawangan dan Bojongsari.

Warga di sekitar lokasi penambangan, lanjut dia banyak resah. " Mereka meminta kepada Kopelindo untuk mengambil langkah-langkah perbaikan tanggul dan pagar yang rusak dan hancur, " pungkas Taufiqurahman (OL-6)

BERITA TERKAIT