08 October 2021, 07:45 WIB

Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Kota Bekasi Terus Diperluas


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

MI/Dok Pemkot Bekasi
 MI/Dok Pemkot Bekasi
Warga men-scan aplikasi PeduliLindungi di gedung kantor pemerintah Bekasi.

PENERAPAN aplikasi PeduliLindungi terus diperluas di gedung-gedung kantor pemerintahan Kota Bekasi dan menjangkau hingga ke tempat pelayanan publik.

Sejauh ini, gedung pemerintahan Kota Bekasi yang sudah memiliki QR Code PeduliLindungi yaitu GOR Patriot Candrabhaga, RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, kantor Satpol PP, MPP BTC, terminal Kayuringin, kantor kecamatan, dan kantor kelurahan, serta Puskesmas.

"PeduliLindungi diterapkan di kantor pemerintahan hingga kelurahan serta tempat pelayanan publik," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Kota Bekasi Sajekti Rubiyah, Jumat (8/10).

Baca juga: Kolaborasi KADIN DKI Jakarta-Pemprov DKI-UNHCR fasilitasi Vaksinasi bagi WNA Pengungsi 

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menerbitkan surat edaran nomor: 440/1395 Set Covid 19 dari ketua komite kebijakan penanganan covid-19 dan transformasi pemulihan ekonomi yang juga Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Surat edaran juga mengatur soal kewajiban vaksinasi covid-19 dalam pengurusan pelayanan publik.

"Sesuai surat edaran yang sudah disosialisasikan ke publik, kami telah melaksanakannya. Untuk seluruh masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan. Di pintu masuk wajib barcode," jelas Sajekti.

Ia mengungkapkan, barcode PeduliLindungi, membuktikan dan menandakan masyarakat sudah divaksin covid-19. 

Pemkot Bekasi secara gencar telah menyosialisasikan ke publik agar seluruh masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan, pada pintu masuk wajib barcode.

Menurutnya, penerapan aplikasi PeduliLindungi sesuai program vaksinasi yang bertujuan untuk menciptakan kekebalan komunitas masyarakat. Selain itu untuk memacu masyarakat agar melaksanakan vaksin covid-19. Hal itu juga sejalan dengan perpanjangan PPKM level 3 di Kota Bekasi

"Untuk diketahui Kota Bekasi menjadi daerah terbaik di Jawa Barat dalam penanganan dan pengendalian covid-19," pungkasnya.(OL-1)

BERITA TERKAIT