29 September 2021, 10:00 WIB

Tersisa 34 Pasien Isoman Covid-19 di Kota Bekasi


Rudi Kurniawansyah | Megapolitan

Mi/Dok Pemkot Bekasi
 Mi/Dok Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berbincang dengan warga yang tengah melakukan isolasi mandiri covid-19.

TERSISA sedikitnya 34 pasien isolasi mandiri (Isoman) covid-19 di seluruh wilayah kelurahan di Kota Bekasi. Hasil itu berdasarkan evaluasi penanganan pasien isoman covid-19 di 56 kelurahan di Kota Bekasi.

"Evaluasi dalam penanganan para isoman di beberapa wilayah yang masih terdapat 34 pasien isoman pada kelurahan," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (29/9).

Ia menjelaskan, para pasien yang menjalani isoman itu tersebar di Kelurahan Kota Baru sebanyak 5 pasien, Kelurahan Mustika Jaya 4 pasien, Kelurahan Jatirahayu 4 pasien, Kelurahan Jatikramat 3 pasien, Kelurahan Jatisampurna 3 pasien, Kelurahan Mustikasari 2 pasien, Kelurahan Jatirangga 2 pasien, Kelurahan Kalibaru 1 pasien, Kelurahan Aren Jaya 1 pasien, Kelurahan Bekasi Jaya 1 pasien, Kelurahan Bintara Jaya 1 pasien, Kelurahan Harapan Jaya 1 pasien, Kelurahan Kayuringin Jaya 1 pasien, Kelurahan Marga Mulya 1 pasien, dan Kelurahan Pejuang 1 pasien.

"Selain dari kelurahan itu tidak memiliki pasien isolasi mandiri lagi," ujarnya.

Baca juga: Besok, Pasar Mayestik dan Blok M Square Uji Coba Terapkan PeduliLindungi

Rahmat mengungkapkan, meski kasus covid-19 di Kota Bekasi terus melandai, pihaknya tetap tidak boleh jumawa. Tim satgas agar terus memaksimalkan peran kerja untuk penurunan angka kasus aktif covid-19.

Mengenai vaksinasi di wilayah, Wali Kota Bekasi menegaskan pihaknya tetap membuka gerai vaksinasi di setiap titik di Kelurahan agar warga terpenuhi sasaran target dari herd immunity di Kota Bekasi. 

Apalagi setiap tempat hiburan yang telah buka, termasuk mal, sebelum masuk sudah memakai alat pendeteksi sudah tervaksin melalui QR barcode peduli lindungi. 

Tidak hanya di mal, warga yang akan mengurus segala keperluan di dinas dan terutama di kantor Kelurahan dan Kecamatan akan disediakan alat tersebut sehingga warga yang belum terdeteksi vaksin agar menyelesaikan vaksinnya terlebih dahulu.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama masa pencegahan ini dari pencegahan covid 19, sosialisasi penegakkan protokol kesehatan dan gelaran vaksinasi dalam capaian target herd immunity di Kota Bekasi. 

Dan juga sinergitas anggota TNI dan Polri di Kota Bekasi yang sudah membantu peran Pemerintah Kota Bekasi untuk masa pandemi ini.

"Semua harus bergerak dan melaporkan mengenai tugas monitoring di wilayah, data vaksinasi bagi warga untuk segera dilaporkan jika ada yang terdata belum vaksin maka lakukan door to door," tegas Rahmat Effendi.

Ia menambahkan, Pemkot Bekasi dalam pekan ini menggerakkan serbuan vaksinasi dengan metode door to door. Serbuan vaksinasi itu bergerak per wilayah Kota Bekasi agar target dari herd immunity bisa tercapai.

Wali Kota juga menegaskan mengenai pentingnya vaksinasi yang diharuskan untuk para warga di wilayah masing-masing. 

"Diinstruksikan kepada Camat dan Lurah untuk segera mendata para warga yang telah tervaksin dan yang belum tervaksin yang harus dikoordinasikan dengan setiap Ketua RW dan RT serta satgas Pamor RW," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT