20 September 2021, 20:10 WIB

DKI Catat Penambahan Kasus Covid-19 Terendah Sejak Juni 2020


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Antara/M Risyal Hidayat
 Antara/M Risyal Hidayat
Tenaga kesehatan mendorong tabung oksigen di RSDC Wisma Atlet

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta hari ini mencatat penambahan kasus covid-19 terendah sejak Juni 2020 lalu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 13.997 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.877 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 91 positif dan 12.786 negatif. 

"Jumlah kasus positif hari ini merupakan rekor penambahan kasus harian terendah sejak 29 Juni 2020, yang mana saat itu kasus positif bertambah sebanyak 95 kasus dan sesudahnya selalu di atas 100 kasus per hari," kata Dwi dalam keterangan resminya, Senin (20/9).

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 99.537 orang dites, dengan hasil 131 positif dan 99.406 negatif. Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Baca juga : Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal di 5 Kota

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 115.690 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 574.873 per sejuta penduduk," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 321 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.558 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 856.252 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 840.212 dengan tingkat kesembuhan 98,1%, dan total 13.482 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (OL-7)

BERITA TERKAIT