20 September 2021, 13:52 WIB

Kerjasama DKI-Bekasi Soal Bantargebang Segera Berakhir


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Antara
 Antara
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang

PERJANJIAN kerjasama antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI dalam hal penggunaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan berakhir bulan depan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sedang berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi terkait pembaruan perjanjian kerjasama tersebut.

"Tentu ada solusi. Sudah ada Dinas Lingkungan Hidup yang terus berkoordinasi dengan Bekasi," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Senin (20/9).

Selain memperbarui kerja sama, Pemprov DKI, lanjut Ariza menjelaskan, pihaknya juga mengupayakan pengolahan sampah mandiri melalui kebijakan pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA) atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di empat lokasi yakni di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.

Baca juga :Anies Didesak Tinjau Ulang Asesmen Persiapan PTM via Platform

"Sedang dalam proses pelelangan. Doakan saja semua berjalan lancar. Siapapun yang berkesempatan memenangkan, tender, membangun, mudah-mudahan ke depan nanti dibangun, berproses. Kita nggak ada masalah lagi dengan sampah. Insya Allah kita punya pengelolaan sampah yang berteknologi tinggi, baik, seperti negara maju dunia," ujarnya.

ITF menurut Ariza adalah fasilitas pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan dapat mengolah sampah dengan kapasitas besar yakni 2ribu ton per hari di setiap lokasi. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT