17 August 2021, 17:29 WIB

Mural Yang Diduga Sindiran Pada Pemerintah Muncul Lagi di Tangerang


Sumantri | Megapolitan

MI/Fransisco Carollio
 MI/Fransisco Carollio
Ilustrasi

MURAL yang diduga sindiran terhadap pemerintah dengan tulisan cat berwarna-warni "Wabah Sesungguhnya Adalah Kelaparan" terjadi lagi di Kota Tangerang. Kali ini mural tersebut terpampang di pagar tembok lahan kosong di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Parung Serap, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Berdasarkan informasi, mural itu baru beberapa hari muncul di lokasi. Warga sekitarpun tidak tahu, siapa dan kapan mural tersebut dibuat. "Kami enggak tahu persis kapan mural ini dibuat, tahu-tahunya sudah ada,' kata dodik warga sekitar.

Sepertinya, kata dia, mural itu muncul baru-baru ini. Karena beberapa saat lalu belum ada dan masih terlihat pagar bercat putih polos. "Pekan lalu saya liat belum ada," tandas dia.

Sebelumnya di Kota Tangerang, juga dihebohkan adanya mural yang melecehkan wajah mirip Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Dalam gambar yang berukuran sekira 1 x 2 meter di tembok kolong jembatan kereta api Bandara Soekarno Hatta itu

kedua mata wajah mirip Jokowi di palang cat merah dengan tulisan warna putih "404:not found" yang berarti eror.

Baca juga : Mal Dibuka, Anies Sebut Belum Ada Pelanggaran Prokes Covid-19

Berdasarkan informasi yang diperoleh, mural pelecehan terhadap wajah mirip Jokowi itu sudah ada sejak awal tahun 2021 lalu. Hanya saja warga sekitar tidak memperhatikan dan memahami makna dari tulisan "404:not faound" tersebut.

Padahal setiap hari di kolong itu, banyak masyarakat yang berlalu lalang dan nongkrong sambil minum kopi di sekitar mural. "Hampir setiap hari kami nongkrong di sini dan banyak pembeli yang mampir untuk minum kopi," kata pedagang kopi keliling, Irsyad yang kerap mangkal di lokasi, Kamis (12/8/2021).

Namun, kata dia, dirinya beserta warga tidak memperhatikan tulisan yang menutupi mata mural mirip presiden RI tersebut. Begitupula dengan si pembuat mural. Irsyad mengaku tidak tahu, karena gambar tersebut dibuat pada malam hari.

" kami nggak tahu siapa yang melukisnya, tau-tau paginya kaleng cat sudah berserakan di sekitar kolong rel tersebut," kata dia.

Kasus itu, sampai saat ini masih diselidiki oleh Polres Metro Tangerang Kota dan pelakunya belum tertangkap. Sedangkan mengenai kemunculan mural baru yang beruliskan "Wabah Sesungguhnya Adalah Kelaparan" di Cileduq, Polisi mengaku belum tahu.

" Kami tidak bisa memberikan keterangan apa-apa, karena kami belum tahu," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Abdul Rochim.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT