17 August 2021, 15:51 WIB

Lagi, Dua Pemuda di Tangerang Tewas Karena Pesta Miras


Sumantri | Megapolitan

MI/Rendy Ferdiansyah
 MI/Rendy Ferdiansyah
Ilustrasi

PESTA Minuman keras (Miras) yang menewaskan korbannya masih saja terjadi. Kali ini kasus tersebut menimpa dua orang pemuda berinisial DO dan CH di wilayah Ciledug Kota Tangerang, Banten.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pertama kali tewasnya kedua pemuda tersebut diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Mengetahui ada dua orang korban yang tergeletak tidak sadarkan diri, warga itu memberitahukan warga lainnya.

Kemudian mereka mendatangi lokasi untuk melihat apa yang terjadi. Di sana, salah satu korban yang berinisial DO sudah tergeletak tidak sadarkan diri. Kemudian oleh warga dilarikan ke ke rumah sakit terdekat untuk memdapatkan pelayanan medis.

Sementara korban lainnya, CH yang hanya mengenakan celana jeans pendek sudah tergeletak kaku di tempag kejadian perkara (TKP).

Baca juga : Pihak Keluarga Korban Ungkap Penyebab Kebakaran Tewaskan Bapak, Ibu, Anak

Menurut Ketua Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang Tamut, pelaku memang kerap pesta minuman keras, sehingga meresahkan warga sekitar. " Kehidupan mereka memang kurang jelas dan sering menimbilkan masalah di ligkungan," kata Tamut, Selasa (17/8).

Lebih jauh Tamut menjelaskan, pesta miras yang dilakukan korban terjadi pada Minggu (15/8) malam. Dan keesokannya, Senin (16/8), kata dia, korban ditemukan tergeletak di rumah kontrakannya dengan

Kondisi mengenaskan. "Senen-nya itu korban terlihat tergeletak dengan mulut keluar busa," kata Tamut sembari menambahkan bahwa kedua korban itu adalah warga Tangerang.

Sementara itu Kapolsek Ciledug Komisaris Polisi, Poltar L Gaol mengatakan kasus itu masih dalam penangannya. "Kita masih mendalami, memang informasi yang kita dapat korban sempat menenggak minuman keras sekira dua hari yang lalu, tetapi ini masih dalam pendalaman. Sampai saat ini tidak diketemukan tanda tanda kekerasan, dan kita sudah memintai keterangan dari 4 orang saksi," katanya.(OL-2).

 

BERITA TERKAIT