15 August 2021, 15:56 WIB

Anies: Testing Covid-19 di Jakarta Turun, Kasus Covid-19 Mulai Melandai


Selamat Saragih | Megapolitan

Antara
 Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, belakangan ini testing PCR di Jakarta mengalami penurunan. Hal itu tidak terlepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mulai melandai.

“Kini saat pandemi sudah mulai turun, kebutuhan tes kita juga ikut turun,” ujar Anies menjawab wartawan mengenai Situasi Pandemi Covid-19 di Jakarta, Minggu (15/8).

Meski begitu, lanjut Anies, testing PCR di Jakarta jauh melebih standar yang ditetapkan WHO.

Dia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga konsistensi testing yang tinggi bahkan pernah mencapai 24 kali lipat di atas standar WHO.

“Sekarang saya ingin menunjukkan tentang kapasitas testing kita. WHO menetapkan standar bahwa 1 orang dites per seribu penduduk setiap minggu. Ini standar WHO. Tapi di Jakarta dengan penduduk 10,6 juta maka harus ada 10.600 orang dites per minggu atau 1.500 orang tes/hari,” jelas Anies.

Dalam seminggu terakhir ada 116.330 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 525.695 per sejuta penduduk.

Menurut Anies, angka testing ini juga jauh melebih standar yang ditetapkan Instruksi Mendagri.

“Jakarta dalam seminggu terakhir ini mencapai lebih dari 11 orang per 1000 penduduk per minggu. Ini jauh melebihi batasan minimal yang juga disyaratkan lewat Instruksi Mendagri,” ujarnya.

Anies mengatakan, pihaknya memang menjaga agar testing PCR di Jakarta tetap tinggi agar bisa mendeteksi lebih awal dan dini kasus Covid-19. Dia menilai dengan testing yang tinggi, maka pihaknya mendapatkan data yang relatif valid untuk mengambil langkah-langkah penanganan tepat.

“Kita terus jaga testing untuk tetap tinggi, karena kita tahu bahwa dengan melakukan testing yang tinggi, maka kita bisa menjaring lebih cepat, lebih banyak. Ini analoginya seperti jaring yang kecil dan yang besar. Makin kecil jaring makin cepat kita bisa menjaring dan menangkap,” ungkap Anies. (Ssr/OL-09)

BERITA TERKAIT