10 August 2021, 18:18 WIB

DPRD Tangerang Batalkan Seragam Baru Louis Vuitton Rp1,2 Miliar


Sumantri | Megapolitan

Fabrice COFFRINI / AFP
 Fabrice COFFRINI / AFP
Louis Vuitton

POLEMIK pengadaan seragam baru anggota DPRD Kota Tangerang yang nilai totalnya mencapai Rp1,2 miliar akhirnya dibatalkan, setelah rapat internal yang terdiri dari unsur Pimpinan Dewan, Fraksi, Komisi dan Sekretaris Dewan (Sekwan) membahas masalah tersebut di gedung DPRD Kota Tangerang.

"Secara prinsip, karena situasinya yang kurang pas, akhirnya kami berpendapat dan sepakat tahun ini pengadaan baju seragam baru dibatalkan," kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo seusai rapat internal di Gedung DPRD Kota Tangerang, Banten, Selasa (10/8).

Namun demikian, Gatot merasa bingung, karena pengadaan seragam baru itu dipergunjingkan dan ramai di khalayak setelah proses tender berjalan dan ada pemenang. "Entah ada apa ini, saya bingung," kata Gatot berulang kali.

Padahal, lanjut dia, pengadaan seragam baru itu berdasarkan Peraturan Pemerintah no 18 tahun 2017, tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD memang dilakukan tiap tahun.

Dan itu lanjutnya, berlaku untuk semua dewan di berbagai daerah di tingkat nasional. Tapi kenapa hanya di Kota Tangerang saja yang dipermasalahkan.

Baca juga: Louis Vuitton Bantah Pasok Baju untuk Anggota DPRD Tangerang

Hanya saja, tambah dia, jika dibanding pengadaan tahun lalu yang nilainya sekira Rp312,5 juta, memang naik menjadi Rp675 juta untuk bahan dan Rp600 juta untuk ongkos jahit. " kenaikan anggaran itu terjadi karena volume pengadaan seragamnya bertambah dari 4 stel, kini menjadi 5 stel. Spesifikasi dan kualitasnya pun lebih bagus dan harga dipasaran pun juga naik," kata dia.

Senada pula dengan Sekretaris Dewan, Agus Sugiono. Ia mengatakan seragam baru yang diperuntukkan bagi 50 anggota dewan tersebut nilainya meningkat karena spesifikasi dan kualitasnya memang bagus.

"Selain spesifikasi dan kualitas bagus, harga di pasaran pun juga naik," tandas dia.

Disinggung bagaimana jika pihaknya digugat oleh pemenang lelang atas pembatalan pengadaan seragam baru tersebut, Agus Sugiono mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi agar hal itu tidak terjadi. "Kami akan melakukan koordinasi dengan mereka," singkatnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT