29 July 2021, 15:47 WIB

SPRI: Masih Ada Warga DKI yang Belum Terima Bansos Tunai


Hilda Julaika | Megapolitan

Antara
 Antara
Ilustrasi petugas memotret penerima bansos tunai di masa pandemi covid-19.

SERIKAT Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) masih mencatat adanya penerima Bantuan Sosial (Bansos) Tunai di DKI Jakarta yang belum memperoleh bantuan tersebut. 

Mereka adalah para penerima BST yang tercatat dari periode sebelumnya. Namun, pada penyaluran BST periode Mei-Juni 2021 belum dicairkan pada beberapa rekening penerima.

“Iya, ada beberapa penerima ATM DKI yang kosong saldonya. Mereka adalah penerima, tapi periode ini kartunya kosong. Kami masih menghimpun datanya,” ungkap Sekjen SPRI Dika Moehammad, saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (29/7).

Baca juga: Anies: Hari Ini 24 RW di Jakarta Terima Bansos Beras

Menurutnya, perlu ada pendataan ulang terhadap keluarga miskin yang terdampak PPKM dan tidak terdaftar sebagai penerima BST. SPRI pun mendorong pemerintah untuk terbuka atas usulan dan masukan dari masyarakat.

Pihaknya juga mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas cakupan manfaat bansos tunai di masa PPKM. Dengan tujuan, setidaknya bisa mencukupi kebutuhan dasar pangan untuk setiap keluarga terdampak.

Baca juga: Ada 1.057 Perusahaan Pelanggar PPKM di DKI Ditutup Sementara

“SPRI juga mendapatkan aduan jika bansos sebesar Rp600 Ribu untuk dua bulan, ternyata tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Sebanyak 46,3% responden menyatakan hanya cukup untuk satu minggu. Lalu, 12,9% hanya cukup untuk empat hari dan 14,2% hanya cukup untuk tiga hari,” jelas Dika.

Sumber anggaran BST untuk warga Jakarta berasal dari dua sumber. Pertama, APBD DKI untuk 1 juta keluarga dan APBN melalui Kemensos untuk total 738 ribu keluarga. Untuk penyalurannya, BST dari Pemprov DKI diberikan melalui ATM Bank DKI. Lalu, BST dari Kemensos melalui PT Pos Indonesia dan juga dibagikan langsung.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT