19 June 2021, 22:36 WIB

GPFI-Bais TNI-IDI Gelar Program Serbuan Vaksinasi untuk Warga Jakarta


Ghani Nurcahyadi | Megapolitan

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Program Serbuan Vaksinasi yang digelar GPFI-Bais TNI-IDI

GABUNGAN Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) bekerjasama dengan Badan Intelijen Strategis TNI (Bais TNI dan Emergency Medical Team Ikatan Dokter Indonesia (EMT IDI), mennyelenggarakan program Serbuan Vaksinasi bagi warga Jakarta selama 15 hari mulai 15 Juni hingga 29 Juni mendatang.

Ditargetkan, program yang menyasar warga DKI Jakarta itu bisa mencapai 500-1.000 orang yang divaksinasi setiap harinya dengan target keseluruhan 13 ribu peserra vaksinasi. Vaksin AstraZeneca sudah disediakan untuk gelombang pertama diberikan dan diprioritaskan para angggota GPFI (Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia), BAIS (Badan Inteligen Strategis) dan masyarakat.

Ketua Umum GP Farmasi DKI Jakarta Handoko Boedi Soetrisno mengajak kepada pihak yang belum menerima vaksin untuk bersama-sama mendaftar secara online pada link yang akan disediakan, dengan syarat sudah terdaftar database P-Care dan ber-KTP wilayah DKI Jakarta atau KTP yang bukan wilayah DKI dengan domilisi Jakarta lewat surat keterangan dari RT dan Lurah setempat. 

Baca juga : Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Kembali Catatkan rekor, Tambah 4.895 Kasus

"Acara Serbuan Vaksinasi ini dimulai dari tanggal 15-29 Juni 2021, dan dibuka pada jam 09.00-16.00 wib. Acara ini tetap dengan menegakkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini bertujuan untuk menurunkan risiko penyebaran penularan Covid-19," kata Handoko dalam keterangannya.

Menurut Handoko untuk bisa menerima vaksinasi AstraZeneca disini sangatlah mudah. Cukup dengan sejumlah persyaratan terkait kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan sebelum menerima vaksin untuk menghindari efek samping. Hal ini didasarkan pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 Tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Ketua EMT IDI Lucky Tjahyono menambahkan, sebagai lembaga peduli-respons yg bernaung di bawah IDI , EMT IDI berkomitmen untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam rangka penanggulangan Pandemi. Melalui kegiatan Serbuan Vaksinasi ini diharapkan dapat turut meningkatkan angka ketercakupan Vaksinasi. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT