16 June 2021, 20:47 WIB

Kabupaten Tangerang Antisipasi Lonjakan Covid-19


Mediaindonesia.com | Megapolitan

DOK Humas Pemkab Tangerang.
 DOK Humas Pemkab Tangerang.
Layanan mobil swab PCR keliling.

BUPATI Tangerang Ahmed Zaki Iskandar langsung melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus Korona (covid-19) di wilayahnya. Hal tersebut lantaran selama dua minggu terakhir, kasus covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan ditandai temuan-temuan kasus dan klaster baru di kecamatan yang sebelumnya dianggap aman.

Untuk itu, Zaki mengumpulkan seluruh kepala rumah sakit (RS) pemerintah, RS swasta, camat, dan kepala pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Tangerang secara virtual. "Kami menyiapkan penambahan fasilitas tempat tidur perawatan khusus pasien covid-19, baik tempat tidur perawatan biasa maupun ICU," kata Ahmed Zaki dalam keterangan resminya, Rabu (16/6).

Zaki mengatakan dalam waktu satu atau dua minggu ke depan, dirinya berharap tidak ada ledakan kasus covid-19. Tetapi apa yang terjadi di Jakarta saat ini dalam beberapa hari terakhir cukup mengkhawatirkan, sehingga harus tetap waspada segala kemungkinan buruk harus segera diantisipasi. "Presiden sudah menginstruksikan untuk semua wilayah dengan lonjakan kasus baru yang terjadi baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa juga berimbas dan berdampak ke wilayah Kabupaten Tangerang," katanya.

Untuk itu, Ahmed Zaki menginstruksikan beberapa hal sebagai langkah berjaga untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus korona. Langkah itu di antaranya penambahan tempat tidur perawatan bagi pasien terpapar covid-19. "Apabila dimungkinkan untuk melakukan penambahan tempat tidur segera informasikan untuk dapat kami bantu," imbuhnya.

Terkait program vaksinasi massal yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Zaki meminta kerja sama seluruh pihak. Pemkab meminta RSUD dan jajarannya untuk mempercepat proses vaksinasi kepada masyarakat terutama kategori yang diprioritaskan. Mereka yang diutamakan ialah manula dan orang yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti para pedagang di pasar, tenaga bantu, dan pelayan di mal, restoran, warung, termasuk para pedagang asongan. "Kami berharap program vaksinasi 15.000 per hari segera dilaksanakan," ujar Zaki.

Bupati juga mengajak kepada seluruh camat untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah masing-masing untuk melaksanakan pembagian masker dan hand sanitizer. Ia pun mengampanyekan protokol kesehatan dengan mengingatkan kembali masyarakat agar disiplin menerapkannya. Dia mengingatkan masyarakat agar menerapkan 5 M yaitu disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Kami juga sedang mempertimbangkan untuk pembatasan kegiatan perkantoran, pabrik, dan pusat perbelanjaan. Hal tersebut dalam rangka meminimalisasi sentuhan dan kontak antarmasyarakat dan warga yang beraktivitas di lokasi tersebut," ucapnya.

Pemkab Tangerang juga menyediakan layanan mobil swab PCR keliling di Kantor Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut untuk mendeteksi dini penyebaran kasus covid-19. Kegiatan ini diadakan selama lima hari, mulai 14-18 Juni. Layanan mobil swab PCR keliling mampu memeriksa hingga 300 sampel per hari.  Layanan tersebut juga dapat diikuti oleh warga di luar wilayah Kecamatan Legok dengan hanya membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Baca juga: Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Tangerang Meningkat

 

Pemkab Tangerang lewat Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak covid-19. Penyaluran bantuan yang bersumber dari corporate social responsibility (CSR) ini merupakan inisiatif dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.Hingga saat ini sebanyak 1.300 bantuan sembako sudah terdistribusi ke sejumlah kecamatan, yakni Cisauk, Rajeg, Pasar Kemis, Curug, Kelapa Dua, dan Mauk. (OL-14)

BERITA TERKAIT