04 June 2021, 18:36 WIB

Ini Alasan Polisi Larang Pemotor Lewat JLNT Casablanca


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Medcom.id
 Medcom.id
Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang (Casablanca). 

PENGEMUDI sepeda motor dilarang melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Kampung Melayu-Tanah Abang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo membeberkan alasan larangan pengemudi motor melintas di JLNT guna menghindari mix traffic.

Baca juga: Polda Metro Ungkap Penipuan Rp29 Miliar Oleh Kakak-Beradik

"Karena mix traffic. Sama kayak misalnya Jalan Layang Pesing, kan motor nggak boleh naik. Kenapa? Karena jalannya kecil dan dia mix traffic," ucap Sambodo, Jumat (4/6).

Sambodo menuturkan akan sangat bahaya jika pengemudi sepeda motor diperkenankan melintas di JLNT Casablanca setiap hari bersamaan dengan pengendara mobil.

Menurutnya, jika dipaksakan melintas bakal menimbulkan potensi terjadinya kecelakaan. Hal itu karena akan terjadi mix traffic di tengah kondisi jalan yang sempit di JLNT. Sedangkan jika sepeda yang naik, maka diyakini tidak akan sampai membuat mix traffic.

"Kalau sepeda kan dia tidak mix traffic dia dedicated hanya untuk sepeda. Kecuali kalau ada sepeda, motor, mobil ya rawan. Kalau cross wind iya, tapi kalau saya lebih melihat dari mix traffic-nya itu yang kita hindari," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta melaksanakan uji coba road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang alias JLNT Casablanca, Minggu, 23 Mei 2021 pagi mulai 05.00-08.00 WIB.

Rekayasa lalu lintas diterapkan di lokasi tersebut. "Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang difungsikan sebagai road bike sampai dengan putar balik arah Barat-Barat di bawah fly over Dr. Saharjo," papar Kepala Dishubtrans Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (OL-6)

BERITA TERKAIT