17 May 2021, 15:56 WIB

Beda dengan Ariza, Anies Bolehkan Pendatang Masuk Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta
-

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan berbeda pendapat dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal pendatang. Anies menyebutkan siapapun boleh datang ke Ibu Kota untuk mengadu nasib. Biasanya momen arus balik dimanfaatkan oleh para pendatang untuk pergi merantau ke Jakarta guna mencari pekerjaan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan pihaknya tak pernah melarang warga datang ke Jakarta.

Baca juga: Selama Larangan Mudik, Penumpang KA Jarak Jauh Turun 83%

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa kebijakan Jakarta tidak pernah melarang orang masuk Jakarta. Jadi ini bukan pelarangan masuk Jakarta," ungkapnya di Balai Kota, Senin (17/5).

Sebagai bagian dari Indonesia dan berstatus sebagai Ibu Kota, warga berhak datang ke Jakarta. Namun menurutnya, dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini perekonomian memang belum tumbuh sepenuhnya.

Di sisi lain, pihaknya akan melakukan skirining terhadap siapapun yang masuk ke Jakarta dari luar kota.

"Jadi ini bukan pelarangan masuk Jakarta tapi melakukan screening, pengetesan untuk melakukan pendektesi agar warga Jakarta yang tidak bepergian, yang mentaati anjuran mereka terlindung. Itu cukup," ujar dia.

Sebelumnya, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengimbau agar warga tidak membawa kerabat untuk datang ke Jakarta selama arus mudik. Ia khawatir dengan penularan covid-19 di Jakarta. Di samping itu, mutasi virus covid-19 dari Afrika, India, dan Inggris telah masuk ke Indonesia dan ada di Jakarta sehingga dikhawatirkan akan membahayakan warga. (OL-6)

BERITA TERKAIT