14 May 2021, 14:20 WIB

Diprotes Menhub Soal Penumpukan Penumpang, KCI Tambah Armada


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Antara
 Antara
Calon penumpang berjalan menuju rangkaian KRLĀ di Stasiun Manggarai, Jakarta.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah jumlah armada kereta mulai Jumat (14/5) siang. Hal ini seusai Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melayangkan protes terhadap KCI yang dianggap tidak profesional dalam mengatur jumlah penumpang kereta api di Stasiun Manggarai, karena terjadi penumpukan penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebut selama Lebaran pada Kamis (13/5), pihaknya mengeroperasikan kereta api terbatas dengan jam operasional 04.00-20.00 WIB setiap hari dan menjalankan 886 perjalanan KRL.

Baca juga: Stasiun Padat, Menhub: PT KCI Tidak Profesional Atur Penumpang

"Untuk antisipasi kepadatan lebih lanjut, KAI Commuter mulai siang ini akan mengoperasikan setidaknya enam jadwal perjalanan kereta tambahan, yang sebelumnya selama larangan mudik 6-17 Mei tidak dijalankan," tutur Anne dalam keterangan resmi, Jumat (14/5).

Petugas akan tegas mengatur penggunaan masker sesuai aturan dan mengupayakan jaga jarak. Penambahan petugas pun diupayakan untuk menertibkan protokol kesehatan di sejumlah stasiun yang berpotensi padat. Seperti, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Bogor, serta Stasiun Bekasi.

Baca juga: KRL Jabodetabek Beroperasi Pukul 04.00-20.00 Saat Lebaran

Pada Lebaran pertama, Kamis (13/5), total jumlah pengguna jasa KRL Commuter Line sebanyak 226.767 orang. Tren jumlah pengguna KRL turun sejak satu hari sebelum Lebaran, di mana jumlah pengguna KRL pada 12 Mei sekitar 212.373 pengguna.

Adapun pada hari kedua Lebaran, terlihat ada peningkatan jumlah pengguna yang memanfaatkan jasa layanan KRL. Kebanyakan merupakan pengguna musiman. "Hingga pukul 10.00 WIB pada 14 Mei ini, tercatat 70.906 pengguna telah menggunakan jasa KRL," jelas Anne.(OL-11)

 

 

 

 

BERITA TERKAIT