27 April 2021, 18:34 WIB

Pemprov DKI akan Perketat Pengawasan Prokes di Perkantoran


Hilda Julaika | Megapolitan

Dok MI
 Dok MI
Ilustrasi

WAKIL Gubernur DKI Jakarta meminta tim Satgas Covid-19 di perkantoran melakukan pengawasan protokol kesehatan yang lebih ketat. Hal ini menyusul adanya alarm lonjakan kasus covid-19 di klaster perkantoran.

"Terkait ada peningkatan klaster perkantoran kami minta seluruh Satgas di setiap perkantoran  yang memang sudah ada kemudian para pimpinan, karyawan, pekerja, buruh dan sebagainya harus lebih ketat lagi dan lebih hati-hati," ujar Ariza, Senin (26/4) malam.

Atas peningkatan itu, pihaknya tengah melakukan pengecekan kembali apa yang menjadi penyebab hal tersebut terjadi. Ada beberapa kemungkinan, penularan terjadinya sejak di rumah atau diawali dengan klaster rumah misalnya. Kemungkinan kedua di perjalanan pergi, di perjalanan pulang. Kemungkinan ketiga penularan terjadi di kantor itu sendiri atau di tempat-tempat lainnya.

"Ini memang sedang kita cek kembali," jelasnya.

Pihaknya juga meminta agar vaksinasi covid-19 yang sedang dilaksanakan bukan menjadi alasan masyarakat dan pekerja jadi lalai protokol. Ia menyebut justru semakin tingginya vaksinaisi di Jakarta maka harus semakin ditingkatkan protokol kesehatan atau 3M. Sehingga dapat mempercepat proses penurunan penyebaran yang pada akhirnya dapat memutus penularan covid-19.

"Jadi jangan sebaliknya, karena vaksinnya tinggi kemudian kita malah melonggarkan atau lengah dsb. Jadi semakin tinggi vaksinnya, kita ikut berjuang bersama peningkatan vaksin dengan cara meningkatkan upaya-upaya tindakan kita sesuai dengan prokes. Terus tingkatkan juga evaluasi, pengawasan, dll," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT