26 April 2021, 15:22 WIB

DPRD DKI Soroti Minat Baca Warga Jakarta Terus Merosot


Hilda Julaika | Megapolitan

Antara/Wahdi Septiawan
 Antara/Wahdi Septiawan
Ilustrasi -

RASIO minta baca warga Jakarta terus merosot. Tercatat di sepanjang tahun 2020 rasio pengunjung perpustakaan hanya 7,34% dari total sekitar 10 juta warga Jakarta.

Padahal, menurut Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjutak menjadi kesempatan bagi Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) menggugah minat baca warga di kala ruang gerak terbatasi masa pandemi Covid-19.

Baca juga: 17 Ribu Tiket Kereta Ludes Hingga H-1 Larangan Mudik

“Dinas Perpustakaan harus melakukan upaya, salah satunya yaitu jemput bola ke sekolah-sekolah. Di sana banyak anak-anak yang senang membaca tapi tidak punya akses,” ujarnya Senin (26/4).

Tak hanya itu, Johnny juga meminta agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendatangkan ahli ataupun influencer pendidikan yang dapat memberikan edukasi serta menarik minat baca di kalangan pelajar.

“Saya yakin bisa saja dari situ nanti akan lahir orang-orang hebat dari sana, karena saya percaya orang kecil kalau diselimuti atau dilingkupi oleh orang-orang yang berprestasi bisa jadi hebat,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota Komisi E DPRD DKI lainnya, Solikhah. Ia berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI melakukan pendampingan serta membuat program menarik untuk anak-anak terutama disudut perpustakaan yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Sebab selama ini Solikhah mengaku ketika menjalankan reses, banyak mendapat aduan dari masyarakat kalau sudut perpustakaan di RPTRA kini tidak difungsikan optimal. Bahkan sangat sering ditutup karena tidak ada yang menjaga.

“Ini sangat disayangkan, coba misalnya buat ruang bercerita, pasti banyak yang minat. Sehingga ketika ada yang masih antusias membaca bisa diarahkan, karena selama ini sudut perpustakaan di RPTRA tidak ada penjaganya jadi ditutup,” tandasnya. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT