24 April 2021, 19:55 WIB

Kasus Covid-19 Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Lonjakan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DOK MI
 DOK MI
Ilustrasi 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mencatat kenaikan jumlah kasus Covid- 19 dari klaster perkantoran naik dalam sepekan terakhir. Data kenaikan kasus ini diunggah dalam akun resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta pada Sabtu (24/4).

Pada 5-11 April 2021 muncul sebanyak 157 kasus baru dari 78 perkantoran. Angka ini melonjak hampir tiga kali lipat pada pekan berikutnya yakni periode 12-18 April 2021 dengan munculnya 425 kasus dari 117 perkantoran.

Meskipun sudah divaksin, Pemprov DKI mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, tidak menutup kemungkinan orang yang telah divaksin akan terpapar covid-19 dan menularkan kepada orang lain.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan resminya mengatakan, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang.

"Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.768.866 orang (58,9%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.028.239 orang (34,3%)," kata Dwi.

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 126.594 orang (112,7%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 110.213 orang (98,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 564.499 orang (61,9%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 387.901 orang (42,6%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.079.773 orang (54,6%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 530.125 orang (26,8%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang. (OL-15)

BERITA TERKAIT