21 April 2021, 18:53 WIB

Rizieq Ternyata tidak Pernah Tes PCR di RS UMMI Bogor


Rahmatul Fajri | Megapolitan

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Pemimpin FPI Rizieq Shihab saat tiba di Mapolda Metro Jaya.

DOKTER spesialis penyakit dalam RS UMMI Nerina Maya Kartifa mengungkapkan Rizieq Shihab tidak menjalani tes swab PCR saat tiba di rumah sakit yang berlokasi di Bogor tersebut. 

Pernyataan Nerina mengemuka saat bersaksi dalam sidang kasus tes swab palsu RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/4).

Nerina menceritakan kronologi Rizieq sebagai pasien tiba di RS UMMI pada 23 November 2020 sekitar pukul 24.00 WIB. Saat itu, Rizieq dampingi dokter pribadinya, Hadiki Habib, yang juga anggota dari MER-C.

Baca juga: Bima Arya Pastikan Rizieq Tolak Lakukan Tes Usap

Hadiki memberi tahu Nerina secara lisan bahwa Rizieq terkonfirmasi covid-19. Hal itu diketahui dari tes rapid antigen yang dilakukan Hadiki.

"Dokter Hadiki selaku pendamping Rizieq kemudian melakukan operan (penyerahan pasien) secara lisan kepada saya. Hadiki melaporkan bahwa Rizieq terkonfirmasi setelah rapid antigen di kediamannya di kawasan Sentul," papar Nerina.

Setelah itu, Nerina meminta bukti hasil tes tersebut. Namun, Hadiki mengaku tak membawanya. Nerina kemudian hanya melakukan tes kesehatan umum, seperti tes laboratorium dan CT Scan Toraks kepada Rizieq.

Baca juga: Terduga Teroris Mengaku Anggota FPI, Minta Rizieq Dibebaskan

Nerina tidak  melakukan tes antigen atau tes PCR terhadap Rizieq, karena tes itu sudah dilakukan oleh Hadiki sebelum Rizieq dibawa ke RS Ummi. Sesama kolega dokter penyakit dalam, Nerina percaya Hadiki telah melakukan test swab PCR terhadap Rizieq.

"Saya selaku dokter operan sesama penyakit dalam, tentunya percaya apa yang disampaikan beliau dan tidak melakukan pemeriksaan dari nol (test swab PCR). Tetapi, kami melengkapi seluruh pemeriksaan," jelas Nerina.

Baca juga: Bawa Senjata Tajam, Sopir Pengacara Rizieq Diamankan

Dia menyebut hasil CT scan mendukung hasil swab antigen dari MER-C, yang menyatakan Rizieq reaktif covid-19.

Adapun Rizieq mengaku baru diberi tahu terinfeksi covid-19 pada 30 November 2020, setelah hasil tes swab-nya dikeluarkan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sebelumnya, Rizieq mengatakan Nerina tidak pernah memberi tahu bahwa dirinya positif covid-19. Pemimpin FPI itu menyebut Nerina hanya menyampaikan perihal gejala covid-19.

"Dokter Nerina ini lima kali datang. Selalu menjelaskan tensinya. Datang menjelaskan saturasi tidak normal, ada infeksi di paru. Nah, ini semua mengarah kepada covid-19," tutur Rizieq.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT