13 April 2021, 17:33 WIB

Jam Operasional Restoran di DKI Diperpanjang dan Bisa Layani Sahur


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/AdamDwi
 MI/AdamDwi
Salah satu restoran di Jakarta

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) memperpanjang jam operasional restoran dan kafe selama Ramadan. 

Melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 434 Tahun 2021, yang diteken oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 9 April 2021, Pemprov DKI Jakarta mengizinkan warga untuk makan di tempat (dine in) hingga pukul 22.30 WIB. Restoran juga diperbolehkan beroperasi kembali pada pukul 02.00-04.30 untuk melayani masyarakat saat waktu sahur.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan waktu untuk makan malam, khususnya bagi masyarakat yang baru menyelesaikan ibadah shalat tarawih. 

"Kan jelas orang Ramadan kan makannya malam. Kami memberi kesempatan orang makan sebanyak mungkin waktunya. Apalagi kita kan tarawih. Banyak warga itu buka cuma minum teh atau kolak atau kurma, makannya malam setelah tarawih," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/4).

Baca juga : Bekasi Siapkan Operasi Gabungan Halau Pemudik Dini

Ia menjelaskan, aturan ini diputuskan setelah Pemprov DKI mempertimbangkan perkembangan penanggulangan wabah covid-19  yang saat ini di Jakarta menunjukkan hal yang menggembirakan. Jumlah kasus positif covid-19 dan keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 sudah semakin menurun. 

Tingkat keterisian tempat tidur isolasi di 106 RS rujukan covid-19 per 4 April 2021 sebesar 45% dari total 7.314 bed. Lalu dari 1.048 tempat tidur ICU bagi pasien covid-19 telah terisi sebesar 48%. "Kalau lihat datanya, jumlah tempat tidurnya 45%. ICU-nya 48%. Kan turun dibandingkan dulu sampai 80%. Kan turun dibandingkan dulu," terangnya. 

Namun demikian, mantan anggota DPR RI itu mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah dan hanya berpergian untuk sesuatu yang sangat penting. 

"Makanya kan di rumah, kecuali ada kegiatan ke restoran atau menambah menunya beli ke restoran kan boleh," imbuhnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT