09 April 2021, 20:47 WIB

Ini Alasan Anies Imbau Jangan Sahur dan Buka Bersama di Masjid


Selamat Saragih | Megapolitan

MI/ Ramdani
 MI/ Ramdani
Anies Baswedan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau agar kegiatan sahur dan buka puasa bersama (ifthar) selama Ramadan 2021 tidak dilakukan di masjid. Sebab, ketika sahur dan buka puasa bersama, orang pasti membuka masker sehingga ada potensi penyebaran Covid-19.

“Nanti di bulan suci Ramadan ada aktivitas ifthar, ada aktivitas sahur, kami menganjurkan untuk tidak dilakukan di masjid,” kata Anies usai Salat Jumat, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4).

Anies berharap masjid benar-benar dimanfaatkan untuk ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Khusus menyangkut kapasitasnya maksimal 50%, jaga jarak aman dan tetap menggunakan masker. Selama berada di masjid, masker tidak boleh dilepas dan dipakai secara benar.

“Jadi, selama berada di masjid tidak ada kebutuhan membuka masker, tetapi begitu ada kegiatan ifthar, begitu ada kegiatan sahur, maka harus buka masker. Karena itulah, penggunaan tempat ibadah masjid untuk aktivitas ibadah bisa menjalankan dengan mentaati prokes, menghindari kerumunan,” jelasnya.

Selain itu, Anies juga mendorong agar masjid-masjid di Jakarta digunakan hanya para jemaah di wilayahnya. Sehingga jemaah yang beribadah relatif sudah saling kenal satu sama lain. Hal ini akan memudahkan penelusuran jika ditemukan adanya kasus positif di masjid tersebut.

“Masjid-masjid di Jakarta, kami menganjurkan untuk hanya digunakan oleh masyarakat di sekitar masjid itu saja.Tujuan utamanya tidak lebih tidak kurang adalah pengendalian agar bila muncul kasus dengan mudah melakukan tracing. Hal itu menjadi sulit ketika masjid dibuka untuk siapa saja, dari mana saja, kapan saja, di sana di situ potensi penularannya lebih tinggi,” pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT