03 April 2021, 21:10 WIB

Jelang Ramadan, DPC PDIP Jaksel Gelar Donor Darah


Abdillah M Marzuqi | Megapolitan

Dok DPC PDIP
 Dok DPC PDIP
Kegiatan donor darah

DPC PDI-P Jakarta Selatan menggelar donor darah sebelum menyambut bulan Ramadan tahun ini.

Kegiatan sosial ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Pemuda Olahraga (PORA) DPD PDI-PDKI Jakarta dan PORA DPC PDI-P Jaksel.

Kegiatan yang bertema "Setetes Darah Berbagi Kehidupan" Ini dilaksanakan di kantor DPC PDI Perjuangan yang beralamat di Jl. Pasir No. 3, Ciganjur Jakarta Selatan. 

Ketua DPC PDI-P Jaksel Yuke Yurike mengatakan, kegiatan ini mengajak masyarakat khususnya warga DKI Jakarta membangun semangat gotong royong dalam kegiatan sosial. 

Pasalnya, di tengah pandemi covid-19, stok darah yang dimiliki PMI berkurang drastis, menyebabkan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah menghadapi kesulitan.

"Adanya pandemi ditengah masyarakat, beberapa aspek kesehatan harus tetap dijaga. Oleh sebab itu, kami diberikan perintah dari partai, untuk  melaksanakan kegiatan donor darah guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transfusi darah," tandas Yuke, Sabtu (3/4).

Ia menambahkan, program kolaborasi ini diharapkan dapat terus dilakukan menjadi agenda rutin PDI-P.

Program kolaborasi ini juga memiliki target yakni menambahkan donor plasma darah. Melalui kegiatan ini, Yuke optimistis kegiatan donor darah dan plasma darah dapat memenuhi kebutuhan warga DKI Jakarta pada khususnya. 

Ia menegaskan, pihak penyelenggara juga tidak luput untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara melakukan cek suhu di pintu masuk dan menjalani rapid test bagi para pendonor darah, panitia kegiatan serta pihak yang terkait.

Selain itu, jarak dan jumlah orang untuk dapat memasuki area kegiatan juga di batasi untuk tetap menjaga kesehatan dan kelancaran kegiatan donor darah.

Dalam kegiatan donor darah hari ini terkumpul sebabyak 117 kantong darah yang berasala dari anggota dan simpatisan PDIP

"Sebenarnya masih banyak yang mau menyumbangkan atau mendonor, namun karena keterbatasan waktu yang di syaratkan (hanya sekitar 3  jam saja, kantong darah boleh berada luar)," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT