26 March 2021, 19:32 WIB

Pemprov DKI Siapkan Langkah Agar Ondel-ondel Tidak Mengamen


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
 ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
 Sejumlah petugas gabungan dari TNI dan Satpol PP saat melakukan razia pengamen ondel-ondel di Jakarta Timur, Rabu (24/3).

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan berbagai langkah agar ondel-ondel tidak digunakan untuk mengamen. Langkah ini akan dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. 

Di masa pandemi ini, pengamen semakin marak akibat ekonomi yang memburuk. Salah satunya yang terlihat cukup banyak beredar di jalan-jalan yakni pengamen ondel-ondel. Selain itu, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta juga akan merangkul para seniman kebudayaan Betawi lainnya.

"Nanti dari Dinas Kebudayan sudah akan menyiapkan satu cara yang selama ini melakukan pembinaan kepada para seniman ya, budayawan di DKI. Termasuk nanti daripada teman-teman, saudara kita yang selama ini memanfaatkan ondel-ondel untuk kepentingan budaya, kepentingan kesenian dan juga kepentingan lainnya nanti akan diatur oleh Dinas Kebudayaan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jumat (26/3).

Di sisi lain, Ariza menegaskan pengamen ondel-ondel ditindak oleh Satpol PP DKI Jakarta karena kehadirannya mengganggu ketertiban umum. Pengamen ondel-ondel kerap keliling di pinggiran jalan namun, karena dalam aktivitasnya menggunakan tubuh ondel-ondel yang cukup besar akan mengganggu pengguna jalan.

Bahkan, pengamen ondel-ondel juga membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya karena rawan tertabrak oleh pengendara bermotor.

"Terkait dengan ondel-ondel seperti yang sudah kami sampaikan, ini ditertibkan karena yang pertama itu kan dapat mengganggu lalu lintas, ketertiban," ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menambahkan, ondel-ondel adalah seni budaya Betawi yang harus dilestarikan. Untuk itu, pihaknya kurang setuju jika ondel-ondel digunakan untuk mengamen di pinggir jalan.

"Kemudian kita juga kan harus memberikan apresiasi penghargaan pada budaya bangsa termasuk budaya Betawi. Jadi ondel-ondel itu harus ditempatkan pada porsi pada tempat yang lebih terhormat ya, bukan digunakan untuk mencari di jalan-jalan seperti itu," imbuhnya. (Put/OL-09)

BERITA TERKAIT