17 March 2021, 06:16 WIB

Polisi Olah TKP Kasus Tabrak Lari Pesepeda Pagi Ini


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pesepeda melintas di luar jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta, Minggu (14/3/2021).   

DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dan Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tabrak lari pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pagi ini. Olah TKP untuk mencari fakta-fakta terkait insiden itu.

"Iya benar kita melakukan olah TKP," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/3).  

Olah TKP akan dimulai pukul 06.00 WIB. Olah TKP itu nantinya menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA). Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Kushariyanto dan Dirlantas Polda Metro Jaya 
Kombes Sambodo Purnomo Yogo disebut akan hadir dalam kegiatan itu. Olah TKP itu untuk menemukan sejumlah bukti lain dalam penyidikan kasus tersebut.

Sebelumnya, pesepeda Ivan Christopher menjadi korban tabrak lari di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Jumat pagi, 12 Maret 2021. Pesepeda itu ditabrak mobil Mercedes-Benz C300 berpelat B 1728 SAQ yang dikemudikan oleh MDA, 19.

baca juga: Pelaku Tabrak Lari Pesepeda Tak Terbukti Gunakan Narkoba

Akibatnya, Ivan mengalami cedera serius pada tulang rusuk. Mahasiswa itu telah ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu, 13 Maret 2021. Dia langsung ditahan untuk 20 hari ke depan. MDA dikenai Pasal 310 ayat 3 dan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Beleid itu mengatur terkait kecelakaan akibat luka berat dan tabrak lari. Ancaman hukumannya masing-masing lima tahun dan tiga tahun penjara. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT