01 February 2021, 18:27 WIB

Perempuan Diduga Bunuh Kucing untuk Konsumsi Obat Suami


Mediaindonesia.com | Megapolitan

Antara/Maulana Surya.
 Antara/Maulana Surya.
Relawan pecinta satwa memprotes kasus penyembelihan kucing tayo di Medan, Sumatra Utara, saat aksi solidaritas di Solo, Jawa Tengah.

POLSEK Kalideres Jakarta Barat melepaskan seorang perempuan warga Jalan Jambu Air Pegadungan Kalideres, yang diduga membunuh kucing untuk dikonsumsi. Ini karena ketua RT setempat sepakat tidak meneruskan kasus tersebut dan terlapor tidak menuntut.

Polisi lantas membuatkan surat pernyataan damai serta perjanjian agar pelaku tak mengulangi perbuatannya kembali. Kanit Reskrim Polsek Kalideres Ajun Komisaris Anggoro Winardi mengatakan pihaknya mendapat laporan tersebut pada Sabtu (30/1) dan telah menangkap warga yang diduga memakan daging kucing tersebut.

"Kami langsung bergerak cepat pada hari itu juga kemudian membawa pelaku ke Polsek," kata Anggoro di Jakarta, Senin (1/2). Temuan tersebut sempat membuat heboh warga sekitar kemudian menjadi viral di media sosial.

Anggoro mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada ketua RT setempat, Mulyadih, selaku pemilik kucing yang dibunuh serta terlapor dan terduga pelaku. Menurut pemeriksaan, pelaku membunuh kucing-kucing berpemilik dan kucing liar di sekitar Kampung Maja RT08/02 Pegadungan, Kalideres untuk mengobati suaminya dari penyakit asma.

"Memang ada keyakinan dari dia kalau suaminya agak membaik dari penyakit asma setelah memakan daging kucing," ujar Anggoro. "Kami sudah BAP dan Pak RT enggak menuntut sehingga kami buat surat pernyataan damai," kata dia. Tak ingin hal serupa terjadi lagi, polisi juga mengamankan satu kucing dari rumah terduga pelaku yang masih hidup sebagai barang bukti.

Kejadian tersebut menjadi viral saat diunggah di akun media sosial Instagram @cat_lovers_in_the_world dan diunggah ulang akun organisasi perlindungan hewan @nathasatwanusantara. Menurut informasi pada akun tersebut, seorang wanita kepergok memukul kucing hingga mati untuk direbus.

Direktur Operasional Natha Satwa Anisa Ratna membenarkan informasi dari netizen yang mengirimkan video kepadanya. "Kejadian di Jalan Jambu, Kalideres. Ibu-ibu ini dipergoki warga mukul-mukulin kucing lalu dikumpulin akhirnya diinterogasi warga," kata Anisa.

Namun kata Anisa, pihaknya masih mencari pengunggah pertama video tersebut, kemudian akan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. "Soalnya yang melapor banyak sekali, jadi susah dipastikan siapa pelapor pertama yang berhubungan langsung sama ibu itu," ujar dia. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT