25 August 2020, 06:28 WIB

Ancol Urung Laksanakan Reklamasi


Put/J-2 | Megapolitan

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
 ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pekerja menggunakan alat berat menggarap proyek reklamasi Ancol di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

DIREKTUR Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali menyebut pihaknya belum akan melaksanakan proyek reklamasi Ancol dalam waktu dekat. Alasannya, saat ini pendapatan BUMD DKI itu turun drastis akibat terhantam oleh pandemi covid-19.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan pembatasan ekstrem pada pertengahan Maret saat wabah mulai melanda Ibu Kota. Seluruh tempat wisata harus tutup untuk mencegah penularan, diikuti dengan penetapan PSBB yang pertama pada 9 April.

Pada masa PSBB transisi pun tempat wisata hanya boleh menampung 50% pengunjung dan dibuka sejak 20 Juni. “Untuk perluasan Ancol kami masih tunda karena cash flow kami masih berat,” kata Syahali dalam paparan publik melalui diskusi virtual, kemarin.

Syahali menyebut Juni tahun ini Ancol hanya meraup pendapatan Rp146 miliar. Menurutnya, perluasan yang akan dilakukan dengan metode reklamasi itu baru akan dilakukan saat keuangan perusahaan stabil dan meraup untung. (Put/J-2)

BERITA TERKAIT