26 July 2023, 09:46 WIB

Topan Doksuri Sapu Sebagian Wilayah Filipina


Cahya Mulyana | Internasional

AFP/Cagayan provincial information office
 AFP/Cagayan provincial information office
Sebuah jembatan terputus akibat banjir di Kota Tuao, Provinsi Cagayan akibat Topan Super Doksuri yang melanda Filipina.

BADAI dahsyat, Topan Doksuri, melanda wilayah utara Filipina, Rabu (26/7), yang menumbangkan pohon, mematikan listrik, menurunkan hujan lebat, dan mendorong evakuasi.

"Topan ini membawa kecepatan angin berkelanjutan maksimum 175 kilometer per jam saat melayang di atas perairan di sekitar Pulau Fuga, di ujung utara pulau utama Luzon," kata Badan Cuaca Filipina.

Badan itu memperingatkan dampak topan ini mengancam keselamatan akibat angin kencang dan hujan lebat. Doksuri adalah topan super yang muncul di Samudra Pasifik, Selasa (25/7), tetapi melemah saat mendekati Filipina.

Baca juga: Antisipasi Topan Egay, Warga Filipina Utara Diperintahkan Mengungsi

"Angin dan hujan sangat kencang semalaman sehingga saya tidak bisa tidur nyenyak," kata pensiunan pejabat pemerintah di kota pesisir Pasuquin di Provinsi Ilocos Norte, Rey Aguinaldo.

"Ketika saya bangun hari ini, saya melihat pohon tumbang dan ranting patah di luar. Kami tidak punya listrik," tambahnya.

Menurut pejabat Badan Bencana Provinsi Ruelie Rapsing, sekitar 12 ribu orang dievakuasi dari rumah mereka di Provinsi Cagayan, termasuk 431 di Pulau Babuyan, menyusul peringatan akan gelombang badai setinggi tiga meter.

Baca juga: Gunakan Pemandangan Indonesia di Video Promosi, Filipina Minta Maaf

Fuga adalah salah satu dari lima pulau yang membentuk kepulauan kecil. Banjir juga telah dilaporkan di kota pesisir Lallo, Pamplona, dan Claveria.

Rapsing mengatakan beberapa orang berlindung dengan tetangga yang memiliki rumah beton, sementara yang lain dibawa ke balai kota.

"Atap balai kota Sanchez Mira diterbangkan. Jendela pusat evakuasi di sana juga pecah sehingga kami harus memindahkan mereka ke gedung serbaguna di desa mereka," kata Rapsing.

Belum ada laporan korban jiwa. Doksuri diperkirakan akan semakin melemah saat bergerak melintasi Laut China Selatan menuju Tiongkok tenggara. (AFP/Z-1)

BERITA TERKAIT