31 March 2023, 06:06 WIB

Rusia Tangkap Wartawan AS yang Diduga Lakukan Spionase


Budi Ernanto | Internasional

AFP/DIMITAR DILKOFF
 AFP/DIMITAR DILKOFF
Jurnalis Amerika Serikat Evan Gershkovich.

SEORANG jurnalis dari Amerika Serikat (AS) dituduh melakukan spionase di Rusia. Wartawan bernama Evan Gershkovich yang bertugas untuk Wall Street Journal itu ditangkap di Yekaterinburg, Rusia pada Kamis (30/3) dan disebutkan menjadi mata-mata untuk Washington DC.

Pria berusia 31 tahun itu terancam penjara 20 tahun dan menjadi jurnalis asing pertama yang ditangkap Rusia dengan tuduhan spionase semenjak Perang Dingin usai.

Gedung Putih menyebut tuduhan itu sangat konyol dan Wall Street Journal menyatakan sangat khawatir dengan keselamatan pegawainya. Kantor Gershkovich membantah jurnalisnya melakukan tugas intelijen untuk AS.

Baca juga: Rusia Hentikan Pengiriman Informasi Senjata Nuklir ke AS

Para pejabat Negeri Paman Sam langsung bertindak dengan menghubungi pihak keluarga Gershkovich dan telah berkonsultasi dengan Departemen Luar Negeri AS.

Gedung Putih juga langsung mengeluarkan peringatan kepada warga AS untuk tidak mengunjungi Rusia dan bagi yang sudah ada di sana untuk segera pergi demi keselamatannya sendiri.

"Menargetkan warga AS seperti yang dilakukan pemerintah Rusia sangat tidak bisa diterima. Kami mengutuk keras penahanan Gershkovich," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre seperti dikutip AFP.

Baca juga: Zelensky Mati-Matian Pertahankan Bakhmut Agar tidak Bisa Dijadikan Sandera oleh Rusia

Gershkovich kini ditahan di Moskow hingga 29 Mei. Reporters Without Borders, sebuah LSM, mengatakan Gershkovich tengah melakukan investigasi aktivitas Wagner Group, perusahaan yang dipimpin Yevgeny Prigozhin, orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

Wagner Group merupakan perusahaan yang disebutkan punya peran dalam serangan militer Rusia ke Ukraina. Sementara Biro Keamanan Federal Rusia (FSB) mengklaim bahwa Gershkovich mengumpulkan informasi rahasia dari militer Rusia. (Z-6)

BERITA TERKAIT