27 November 2022, 17:24 WIB

Anwar Ibrahim Siap Kucurkan Subsidi untuk Warga Berpenghasilan Rendah


Ferdian Ananda Majni | Internasional

AFP
 AFP
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat menyapa warga di Putrajaya.

PEMERINTAHAN Malaysia di bawah kepemimpinan Anwar Ibrahim tengah meninjau program subsidi untuk masyarakat. Upaya itu bertujuan untuk mengarahkan belanja negara terhadap kelompok berpenghasilan rendah.

Perdana Menteri (PM) Malaysia yang belum lama dilantik itu, memprioritaskan peningkatan biaya hidup ketika roda perekonomian melambat. Menurutnya, instansi pemerintah memiliki waktu dua minggu untuk meninjau dampak penyempitan alokasi subsidi.

Malaysia menawarkan subsidi kepada semua warga negara, dengan bahan bakar minyak (BBM) dan minyak goreng sebagai pengeluaran terbesar. Berikut, subsidi terhadap komponen listrik, gula dan tepung.

Baca juga: Anwar Ibrahim Janjikan Pemerintahan yang Inklusif

"Subsidi harus tepat sasaran. Jika tidak, bakal dinikmati kalangan masyarakat mampu," ujar Anwar dalam konferensi pers.

Insentif lain akan dipertimbangkan untuk industri yang tidak mendapat manfaat dari subsidi. Adapun sikap pemerintahan sebelumnya, mengusulkan anggaran yang lebih kecil. Itu dengan memotong alokasi subsidi, karena kenaikan biaya komoditas dan dampak pada kas pemerintah.

Malaysia diperkirakan menghabiskan rekor 77,7 miliar ringgit (US$17,4 miliar) pada tahun ini untuk subsidi. Anwar menyebut pihaknya akan membahas penunjukan kabinet dengan mitra koalisinya dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Sejumlah Kontroversi Warnai Perjalanan Karir Anwar Ibrahim

Pria berusia 75 tahun itu dilantik pada Kamis lalu, yang mengakhiri perjalanan politik tiga dekade dari anak didik pemimpin veteran Mahathir Mohamad. Dia merupakan sosok pemimpin yang sempat dihukum penjara akibat kasus sodomi dan tokoh oposisi.

Investor menyambut baik penunjukan Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia. Serta, berharap Anwar dapat membawa stabilitas di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.(CNA/OL-11)
 

BERITA TERKAIT