26 September 2022, 09:53 WIB

Untuk Kali Pertama, Italia akan Dipimpin Perempuan


Cahya Mulyana | Internasional

AFP/Andreas SOLARO
 AFP/Andreas SOLARO
Pemimpin partai sayap kanan Italia Fratelli d'Italia, Giorgia Meloni, akan menjadi PM Italia setelah partainya menang pemilu.

ITALIA hampir dipastikan akan dipimpin pemerintahan sayap kanan untuk pertama kalinya sejak tumbangnya tokoh fasis Benito Mussolini lewat sebuah pemilihan umum (Pemilu), Minggu (25/9). 

Hasil exit poll memperlihatkan Partai Persaudaraan Italia atau Fratelli d'Italia akan menjadi partai politik terbesar dengan 25% dukungan dari semua total suara, melebihi puluhan partai lainnya.

Keunggulan itu membawa calon Perdana Menteri (PM) Giorgia Meloni hampir dipastikan memenangkan pemilu. Dia pun akan menjadi PM perempuan pertama di Italia.

Baca juga: Italia Diprediksi Bakal Dipimpin Perempuan

Tidak hanya itu, Meloni juga akan menjadi tokoh sayap kanan pertama yang paling signifikan di Italia sejak era Perang Dunia II. 

Presiden Italia Sergio Mattarela dijadwalkan bertemu pemimpin dari partai-partai terbesar, termasuk Giorgia Meloni, dalam beberapa hari ke depan untuk membentuk sebuah koalisi berkuasa.

Hasil exit poll pemilu Italia mencatat bahwa tiga partai sayap kanan utama di Italia akan mendapat gabungan suara sebesar 40%. Sementara aliansi kiri-tengah dari mantan perdana menteri Enrico Letta hanya berada di posisi ketiga.

Surat suara langsung dihitung setelah pemilihan umum Italia berakhir, Minggu (25/9) malam, dan diperkirakan baru akan selesai pada Senin (26/9) pagi waktu setempat. Namun, sebuah pemerintahan koalisi baru akan terbentuk dan dilantik beberapa pekan setelahnya.

Lebih dari sepertiga dari total 50,9 juta pemilih terdaftar di Italia telah memboikot pemilu, menurut keterangan sejumlah pejabat komisi elektoral. 

Data Kementerian Dalam Negeri Italia mencatat tingkat partisipasi warga dalam pemilu kali ini adalah 64%, jauh di bawah 73% dalam pemungutan suara pada 2018. (The Washington Post/OL-1)

BERITA TERKAIT