20 September 2022, 10:16 WIB

Menlu Retno Bahas Soal KTT G20 dan Myanmar dengan Menlu India


Basuki Eka Purnama | Internasional

MI/HO
 MI/HO
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menlu India S Jaishankar saat bertemu di New York.

ISU terkait G20 dan situasi di Myanmar menjadi isu utama pertemuan empat mata antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu India S Jaishankar, di New York City, di sela-sela Sidang Majelis Umum ke-77 PBB. 

Diskusi mengenai G20 secara regular dilakukan oleh Indonesia dan India mengingat India akan menerima tongkat presidensi dari Indonesia pada 16 November 2022 nanti. 

“Diskusi regular ini diperlukan agar terjadi kesinambungan antara satu presidensi dengan presidensi berikutnya”, kata Menlu Retno. 

Baca juga: Indonesia Ambil Peran Perkuat Ketangguhan Infrastruktur Kesehatan Global

“Komunikasi seperti ini penting dilakukan dengan negara-negara anggota G20 agar Presidensi G20 Indonesia dapat menghasilkan kerjasama konkrit yang tidak saja bermanfaat bagi negara anggota, namun bagi dunia”, lanjutnya.

Dalam pertemuan itu, Menlu Jaishankar kembali sampaikan dukungan kuat India terhadap presidensi Indonesia. Mengutip apa yang disampaikan Menlu India, Menlu Retno menyampaikan bahwa kesuksesan presidensi Indonesia akan menjadi awal kesuksesan presidensi India di tahun 2023.

Selain isu G20, kedua Menlu juga melakukan tukar pendapat mengenai perkembangan di Myanmar. Indonesia sampaikan kekecewaan terhadap tidak adanya kemajuan yang signifikan pelaksaan 5 Points Consensus (5PC) dan berharap India dapat melanjutkan dukungannya terhadap 5PC ASEAN. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT