08 September 2022, 21:32 WIB

Mesir Siap Atur Konten Platform Streaming Netflix dan Disney+


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Khaled Desouki.
 AFP/Khaled Desouki.
Laptop yang menampilkan adegan dari film pan-Arab produksi Netflix, Ashab wala Aaz.

MESIR akan membangun kerangka lisensi untuk platform hiburan digital seperti Netflix yang akan mengharuskan mereka untuk menyesuaikan diri dengan nilai-nilai sosial negara mayoritas Muslim. Ini dikatakan badan pengawas negara itu.

Pengumuman pada Rabu (8/9) malam datang hanya beberapa hari setelah Arab Saudi dan tetangga Teluknya meminta Netflix untuk menghentikan konten yang bertentangan dengan nilai-nilai sosial Islam. "Aturan peraturan dan lisensi untuk platform digital seperti Netflix dan Disney+ akan diberlakukan yang mencakup komitmen mereka menghormati norma dan nilai sosial negara," kata Dewan Tertinggi Peraturan Media Mesir dalam suatu pernyataan.

Dewan itu berjanji untuk mengambil, "Langkah-langkah yang diperlukan jika terjadi streaming konten yang bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat," tetapi tidak memberikan rincian rencana penegakan apa pun. Netflix tidak asing dengan kontroversi di Mesir.

Baca juga: Negara-Negara Teluk Ancam Netflix atas Konten Bertentangan Islam

Pada Januari, perilisan usaha pertama platform tersebut ke dalam produksi film berbahasa Arab, Ashab wala Aaz, memicu tuntutan hukum dan seruan di parlemen untuk pelarangan bahkan ketika film tersebut naik ke daftar yang paling banyak ditonton. Salah satu remake tak terhitung dari drama komedi Italia, Perfetti Sconosciutti (Orang Asing Sempurna), film ini menyentuh topik mulai dari perzinaan dan seks pranikah hingga homoseksualitas yang secara luas dianggap tabu di Mesir.

Selera publik untuk film-film semacam itu telah bentrok dengan reaksi yang meningkat. Ini karena Mesir menjadi lebih konservatif dan kebebasan semakin dibatasi di bawah Presiden Abdel Fattah al-Sisi, seorang mantan kepala militer. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT