03 September 2022, 10:18 WIB

Gotabaya Kembali ke Sri Lanka


Cahya Mulyana | Internasional

AFP
 AFP
Gotabaya Rajapaksa

EKS Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah kembali setelah beberapa minggu melarikan diri dari negaranya yang dilanda krisis ekonomi dan politik. Pria berusia 73 tahun itu mendarat di Kolombo, dengan penerbangan Singapore Airlines dari Thailand, Sabtu (3/9), dini hari.

Rajapaksa mengundurkan diri pada Juli atau setelah puluhan ribu pengunjuk rasa yang marah akibat krisis ekonomi melanda Sri Lanka. Dia melarikan diri ke Maladewa pada 9 Juli, pergi ke Singapura dari sana dan menghabiskan beberapa minggu terakhir di Thailand dengan visa diplomatik.

Minelle Fernandez dari Al Jazeera, melaporkan dari Kolombo, mengonfirmasi kembalinya Rajapaksa.

“Kami mendapat konfirmasi bahwa mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa telah kembali ke Tanah Air,” katanya.

Fernandez mengatakan tidak ada pihak yang mengharapkan dia kembali setelah melarikan diri dari negara itu dengan jet militer beberapa minggu yang lalu.

“Dia jelas-jelas melepaskan jabatannya, tetapi dia adalah bagian dari klan Rajapaksa dan keluarga dan mereka belum menyerah, sejauh yang kami dengar, dalam hal politik," paparnya.

Baca juga: Wickremesinghe Gantikan Rajapaksa, Rakyat Sri Lanka Berpesta

Rajapaksa terpilih sebagai Presiden Sri Lanka pada 2019 dengan suara mayoritas usai berjanji akan mengangkat perekonomian dan memperkuat keamanan nasional setelah serangan bom oleh kelompok Islamic State (IS) di gereja dan hotel menewaskan yang 270 orang pada Minggu Paskah tahun itu.

Namun, kesalahan kebijakan termasuk pemotongan pajak secara drastis mengurangi pendapatan nasional dan menekan peringkat kredit. Akhirnya Sri Lanka menangguhkan pembayaran utang luar negeri yang totalnya lebih dari US$51 miliar, dengan US$28 miliar harus dilunasi pada 2027.

Dana Moneter Internasional mengumumkan kesepakatan awal untuk memperpanjang US$2,9 miliar ke Sri Lanka selama empat tahun, asalkan ada jaminan dari kreditur negara tentang restrukturisasi pinjaman. (Aljazeera/OL-5)

BERITA TERKAIT