26 July 2022, 09:20 WIB

Dua Tentara AS Tewas di Ukraina


Cahya Mulyana | Internasional

dok.AFP
 dok.AFP
Tentara Ukraina mengevakuasi rekannya yang terluka saat melayani serangan tentara Rusia.

DUA tentara Amerika Serikat (AS) yang bergabung dengan pasukan gabungan di Ukraina untuk menghalau Rusia telah tewas pada Senin (18/7). Pihak keluarga mengaku bangga dengan pengorbanan bagi kemerdekaan Ukraina.

"Keduanya adalah Luke Lucyszyn dan Bryan Young adalah warga negara AS yang tewas dalam penyergapan oleh tank Rusia pada 18 Juli," kata komandan Ukraina Ruslan Miroshnichenko, melalui akun Facebook-nya, Senin (26/7).

Menurut dia, selain keduanya juga terdapat dua prajurit lain yang mengalami nasib serupa asal Kanada dan Swedia, Emile-Antoine Roy-Sirois dan Edvard Selander Patrignani.

"Penembakan oleh Rusia membuat Lucysyzyn terluka, dan itu mendorong Young dan yang lainnya untuk mencoba membantunya," jelasnya.

Ia mengatakan tembakan tank Rusia menewaskan empat sukarelawan asing di wilayah Donetsko. Pernyataan Miroshnichenko mengkonfirmasi pernyataan Departemen Luar Negeri AS akhir pekan lalu yang mengumumkan kematian dua orang warganya di Ukraina.

Keduanya termasuk di antara enam warga negara AS yang tewas di Ukraina sejak diserang oleh Rusia pada Februari. Orang tua Lucyszyn, Kathryn dan George, mengatakan putra mereka telah pergi ke Ukraina pada awal April untuk menjadi sukarelawan tenaga medis.

Dia sempat diminta anaknya untuk mengirimkan rompi taktis dan perlengkapan lainnya. “Dia tidak pergi ke sana untuk menjadi pahlawan. Dia pergi ke sana karena dia ingin membantu orang,” kata Kathryn Lucyszyn tentang putranya yang berusia 31 tahun. (The Guardian/OL-13)

Baca Juga: Serangan Rusia di Odesa Untuk Tekan Militer Ukraina

BERITA TERKAIT