20 July 2022, 10:30 WIB

Gedung Putih Sebut Kunjungan Putin ke Iran Akibat Sanksi Barat


Cahya Mulyana | Internasional

Mustafa Kamaci / TURKISH PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP
 Mustafa Kamaci / TURKISH PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin berdialog dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Iran Ebrahim Raisi mendengarkan.

AMERIKA Serikat (AS) menilai kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Iran merupakan buah dari sejumlah sanksi yang diberikan negara-negara Barat atas invasinya ke Ukraina. Rusia pun membutuhkan bantuan karena sudah terisolasi dan tertekan.

"Perjalanan Putin ke Iran menunjukkan betapa terisolasinya Rusia. Tanda Rusia menjadi terisolasi setelah invasinya ke Ukraina," kata Kepala Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby.

Menurut dia AS memiliki informasi yang menunjukkan Iran sedang bersiap untuk menyediakan bantuan untuk Rusia berupa pesawat nirawak atau drone. Termasuk pula beberapa drone yang mampu membawa senjata meskipun dibantah oleh Iran.

"Teheran sedang melatih pasukan Rusia untuk menggunakannya," jelasnya.

Iran-Rusia pererat hubungan 

Sementara dalam pertemuan dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Putin memuji komitmen Teheran dalam mempererat hubungan kerja sama dengan Rusia. Ucapan serupa juga diungkapkan Putin kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Baca juga: Iran Peringatkan Erdogan terkait Operasi Suriah Jelang KTT dengan Putin

Putin mengatakan KTT di Teheran "benar-benar berguna dan cukup substansial dan menggambarkan iklim bisnis yang konstruktif," ujar Putin.

Dia mengatakan ketiga pemimpin mengadopsi deklarasi bersama, berjanji untuk memperkuat kerja sama. Termasuk pula dalam kepentingan normalisasi situasi di Suriah.

Putin juga membahas ekspor gandum Ukraina dan Rusia serta keamanan pangan, tetapi dia tidak memberikan rincian lebih lanjut. (AFP/Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT