30 June 2022, 04:52 WIB

Ukraina Putuskan Hubungan dengan Suriah karena Akui Negara Separatis


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Sergei SUPINSKY
 AFP/Sergei SUPINSKY
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky, Rabu (29/6), mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik antara Kiev dan Damaskus setelah Suriah mengakui kemerdekaan dua negara separatis Ukraina.

Donetsk dan Lugansk, yang kemerdekaannya diakui Moskow, Februari lalu, berada di kawasan Donbas, yang merupakan pusat invasi Rusia ke Ukraina. kedua negara itu telah melepaskan diri dari Kiev sejak 2014.

Suriah memicu kemarahan Ukraina setelah menjadi negara pertama di dunia selain Rusia yang mengakui kemerdekaan kedua negara separatis itu, Rabu (29/6).

Baca juga: Suriah Akui Kemerdekaan Dua Negara Separatis Ukraina

"Tidak akan ada lagi hubungan diplomatik antara Ukraina dan Suriah," tegas Zelensky dalam video yang diunggah di Telegram sembari menambahkan sanksi internasional terhadap Suriah akan semakin hebat.

Zelensky menyebut langkah Suriah itu akan percuma.

Ini bukan kali pertama Suriah, yang sejak 2015 didukung oleh Rusia dalam peang saudara, mengekor Moskow dalam pengakuan negara separatis.

Pada 2018, Suriah mengakui kemerdekaan Ossetia Selatan dan Abkhazia dari Georgia. Hal itu memicu Tblisi memutuskan hubungan diplomatik dengan Suriah.

Ossetia Selatan dan Abhkazia, secara internasional diakui sebagai bagian dari Georgia sejak negara itu melepaskan diri dari Uni Soviet pada 1991. Namun, Rusia dan sejumlah negara lain mengakui kedua wilayah itu sebagai negara merdeka. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT