24 June 2022, 11:40 WIB

Israel Apresiasi Turki Gagalkan Rencana Pembunuhan Intel Iran


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Adem Altan.
 AFP/Adem Altan.
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid (kiri) dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu (kanan).

CALON Perdana Menteri Israel pada Kamis (23/6) berterima kasih kepada Turki karena menggagalkan rencana pembunuhan Iran terhadap turisnya di Istanbul. Ia pun memberikan seruan mendesak bagi warga negara Yahudi untuk kembali ke rumah.

Komentar dari Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berkunjung--yang akan mengambil alih pemerintahan sementara dalam beberapa hari mendatang--muncul setelah Turki melaporkan menahan delapan anggota sel yang diduga Iran. "Kami sangat menghargai pemerintah Turki atas kegiatan profesional dan terkoordinasi ini," kata Lapid setelah pembicaraan di Ankara yang dirancang untuk menyoroti pemanasan dalam hubungan antara dua rival regional yang sesekali terjadi.

Baca juga: Ini Kesepakatan Saudi-Turki dalam Pertemuan MBS dengan Erdogan

"Kami tidak hanya berbicara tentang pembunuhan turis Israel yang tidak bersalah, tetapi juga pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan Turki oleh teror Iran," kata Lapid. "Kami yakin bahwa Turki tahu cara menanggapi Iran tentang masalah ini."

Kantor berita swasta IHA Turki mengatakan delapan tersangka anggota sel Iran ditahan dalam penggerebekan pekan lalu di tiga rumah di distrik kehidupan malam Beyoglu yang populer di Istanbul. Israel pekan lalu mendesak warganya untuk meninggalkan Turki karena bahaya nyata dan langsung yang datang dari operasi Iran.

Baca juga: Perbaiki Hubungan, Pemimpin Hamas Kunjungi Suriah Beberapa Kali

Negara itu masih mencatat Istanbul pada tingkat peringatan perjalanan tertinggi--empat pada skala empat poin--dan menempatkan seluruh Turki pada peringatan tertinggi kedua. Iran dan Israel terlibat dalam perang bayangan selama bertahun-tahun, tetapi ketegangan meningkat menyusul serangkaian insiden tingkat tinggi yang dituduhkan Iran dilakukan oleh Israel. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT