24 June 2022, 03:50 WIB

Mahathir Mohamad Klarifikasi Pernyataan Soal Kepulauan Riau


Basuki Eka Purnama | Internasional

MI / ADAM DWI
 MI / ADAM DWI
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

MANTAN Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memberikan klarifikasi atas ucapannya terkait Malaysia yang seharusnya mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura.

Dalam keterangan tertulis untuk media yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis (23/6), Mahathir mengatakan pernyataannya telah diartikan di luar konteks, dan laporan tentang apa yang ia sampaikan pada pertemuan dengan orang Melayu tersebut tidak akurat.

"Saya tidak meminta Malaysia mengklaim tanah yang telah kami hilangkan," ujar dia.

Baca juga: Pemerintah Malaysia Diminta Tanggapi Pernyataan Mahathir yang Mengklaim Kepri

Ia ingin mengatakan bahwa mereka sangat khawatir kehilangan batu seukuran meja tapi tidak pernah mengkhawatirkan bagian dari Malaysia yang lebih besar ketika diambil dari mereka.

"Kehilangan Pulau Batu Puteh bukanlah masalah besar. Adalah kesalahan Pemerintah Johor untuk menyangkal bahwa itu milik Johor. Seandainya penolakan itu tidak dilakukan, tidak akan ada perselisihan sekarang," ujar dia.

Mahathir mengatakan Malaysia patut bersyukur pengadilan dunia memberikan Pulau Ligitan dan Sipadan kepada mereka. Pulau-pulau tersebut jauh lebih berharga daripada Pulau Batu Puteh.

Menurut dia, seharusnya, Malaysia bersyukur Indonesia tidak mempermasalahkan pemberian tersebut. "Sungguh kita tidak bersyukur atas keuntungan itu."

Sebelumnya, ramai diberitakan mantan Perdana Menteri Malaysia tersebut menyebut Malaysia semestinya mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau sebagai bagian dari Tanah Melayu yang memiliki hubungan historis dengan Malaysia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT