22 June 2022, 21:13 WIB

Israel Bangun Tembok Tinggi Pemisah dengan Desa Palestina


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Abbas Momani.
 AFP/Abbas Momani.
Seorang tentara Israel menghentikan prosesi pemakaman seorang pria yang terbunuh dalam bentrokan dengan pasukan Israel.

ISRAEL mulai membangun tembok setinggi 9 meter untuk menggantikan pagar pembatas lama di Tepi Barat yang diduduki bagian utara. Menurut Kementerian Pertahanan Israel pada Rabu (22/6), itu dilakukan dengan alasan keamanan.

Tembok sepanjang 45 kilometer itu akan membentang dari dekat desa Palestina, Salem, timur kota Nablus di Tepi Barat utara, ke utara kota Tulkarm. Demikian pernyataan kementerian itu sebagaimana dilansir Xinhua.

"Tembok keamanan itu akan mencakup tembok beton besar, langkah-langkah perlindungan, dan sarana teknologi lain," kata kementerian itu,

Proyek itu disetujui oleh pemerintah Israel pada April. Saat itu terjadi gelombang serangan mematikan Palestina di kota-kota Israel. 

Total 360 juta shekel (sekitar US$104 juta) dialokasikan untuk pembangunan. Pagar pembatas kontroversial yang dibangun sekitar 20 tahun lalu menjadi simbol kontrol Israel atas Tepi Barat. 

Baca juga: 14 Tersangka Pembunuhan Aktivis Palestina Nizar Banat Bebas dengan Jaminan

Israel berpendapat bangunan itu perlu untuk mencegah serangan warga Palestina. Namun warga Palestina menuduhnya sebagai alat pemisahan rasial dan rezim apartheid Israel. (OL-14)

BERITA TERKAIT