22 June 2022, 04:51 WIB

AS Mulai Suntikkan Vaksin Covid-19 kepada Balita


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Joseph Prezioso
 AFP/Joseph Prezioso
Seorang anak berusia 3 tahun mendapatkan suntikan vaksin covid-19 di Rumah Sakit Temple Beth Shalom di Needham, Massachusetts, AS.

RUMAH sakit dan klinik di Amerika Serikat (AS), Selasa (21/6), memulai vaksinasi covid-19 untuk balita, tonggak sejarah yang disambut positif orangtua yang ingin melindungi anak-anak mereka dari virus korona.

Jutaan vaksin digelontorkan ke berbagai penjuru negara tersebut, 18 bulan setelah lansia menjadi kelompok pertama yang berhak divaksin.

Anak-anak berusia antara enam bulan dan 4 tahun berisiko lebih rendah tertular covid-19 ketimbang warga dewasa.

Baca juga: AS Izinkan Pemberian Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 6 Bulan Ke Atas

Namun, tingginya angka infeksi covid-19 di AS menyebabkan lebih dari 45 ribu balita dirawat di rumah sakit dan hampir 500 dari mereka meninggal dunia sejak awal pandemi.

"Kami sangat bahagia," ujar Amisha Vakil, ibu dari dua anak kembar berusia 3 tahun, yang datang untuk menerima vaksin Moderna di Rumah Sakit Anak Texas di Houston.

Salah satu dari balita kembar itu telah menjalani operasi jantung saat berusia 5 bulan.

"Dia amat sangat berisiko, jadi kami selama ini tinggal dalam gelembung. Kini, dia telah mendapatkan sedikit perlindungan dan itu akan sangat membantu," ungkap Vakil.

Mayoritas anak yang datang untuk mendapatkan vaksin covid-19 terlahir saat pandemi dan hanya mengenal kehidupan yang penuh pembatasan.

Anna Farrow, yang datang ke rumah sakit bersama suaminya Luke, mengatakan vaksinasi ini akan menjadi awal baru bagi putranya Luke, 3, dan putri mereka Hope, 10 bulan.

"Ini adalah awal dari kehidupan anak-anak yang normal. Kami sangat senang," kata Farrow.

Daniel Grieneisen, ayah seorang anak perempuan berusia 3 tahun, mengatakan, "Vaksinasi ini berarti kami tinggal beberapa pekan untuk bisa membawanya ke luar rumah dan mendapatkan kembali kehidupan kami. Saya sudah tidak sabar."

Pekan lalu, panel pakar mengevaluasi data uji klinis yang melibatkan ribuan anak yang dilakukan Pfizer dan Moderna dan memutuskan kedua vaksin itu aman dan efektif untuk balita. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT