21 June 2022, 20:27 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi JCI Asia Pasifik 2023


mediaindonesia.com | Internasional

Ist
 Ist
Pertemuan jelang pelaksanaan Junior Chamber International (JCI) Asia Pacific Conference (ASPAC) 2023 di Jakarta pada  7-10 Juni 2023.

INDONESIA telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Junior Chamber International (JCI) Asia Pacific Conference (ASPAC) 2023 di Jakarta pada  7-10 Juni 2023 mendatang.

JCI ASPAC 2023 akan dihadiri sekitar 3.500-6.000delegasi anggota JCI dari berbagai negara di Asia Pasific dan negara lainnya.

ASPAC 2023 mengambil tempat di Hotel Sultan, Jakarta, serta Jakarta Convention Center (JCC) untuk acara pembukaan dan penutupannya.

Terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah JCI ASPAC 2023 diputuskan saat JCI ASPAC 2021 di Taiwan dan merupakan upaya panjang bersama kepengurusan tahun-tahun sebelumnya.

JCI adalah organisasi kepemudaan Internasional terbesar di dunia yang didirikan di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat (AS) pada tanggal 13 Oktober 1915.

 Anggotanya adalah para pemuda berusia 18 – 40 tahun yang  yang nonpolitis dan nonsektarian dan memiliki alumni lebih dari 2 juta orang dan tersebar lebih dari 115 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Di tahun 2019, JCI World President dijabat pertama orang dari Indonesia yaitu Alexander Tio.

 Tokoh pemimpin dunia yang pada masa mudanya adalah anggota JCI, diantaranya Kofi Annan (Sekjen PBB), Jacques Chirac (Mantan Presiden Perancis), Hugo Banzer (Mantan Presiden Bolivia), Bill Clinton (Mantan Presiden Amerika Serikat), Al Gore (Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat), Yasuhiro Nakasone (Mantan PM Jepang).

Baca juga: Peneliti UI Usulkan Bentuk G20 Academy of Science

Selain itu, ada Keizo Obuchi (Mantan PM Jepang), Taro Aso (Mantan PM Jepang), Pangeran Albert II (Pemimpin Monaco), Poul Schlüter (Mantan PM Denmark), Joseph Estrada (Mantan Presiden Philipina), Michel Hansenne (Dirjen ILO Belgia) dan lainnya.

JCI ASPAC 2023 di Jakarta diharapkan menjadi ASPAC pertama pasca-pandemi covid-19 yang diselenggarakan secara offline dimana sudah sangat dinantikan oleh anggota JCI di dunia karena sejak 2021 penyelenggaran JCI ASPAC dilakukan secara online dan hybrid.

Menurut Gaudi Agathon, 2022 National President JCI Indonesia, menjadi tuan rumah penyelenggara area conference di JCI merupakan suatu prestasi dan kesempatan berharga karena tidak mudah untuk meyakinkan berbagai negara untuk memilih suatu negara sebagai tuan rumah.

Sepanjang sejarah, Indonesia pernah menjadi tuan rumah JCI ASPAC pada tahun 1999 di Bali dan JCI Business Conference pada tahun 1994 juga di Bali.

Setelah sekian lama baru kali inilah untuk pertama kalinya Jakarta akan menjadi tuan rumah JCI ASPAC.

“Menjadi tuan rumah konferensi JCI diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan perekonomian nasional paska pandemi covid-19," kata Gaudi Agathon dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/6).

Menurut Gaudi, konferensi ini juga menjadi kesempatan mempromosikan keindahan pariwisata lokal, kesempatan menunjukkan potensi pemuda dan pengusaha muda dalam membina hubungan internasional dan kesempatan mempromosikan organisasi JCI sebagai wadah pembentukan diri generasi muda global yang unggul.

Selama 4 hari agenda JCI ASPAC 2023 di Jakarta akan diisi kegiatan seminar, training, trade show, dan general assembly.

Ada pula, JCI forum antarnegara membahas isu-isu teraktual yang ada dan penyelesaiannya.

Tak hanya itu, juga digelar pertukaran budaya dalam kegiatan National Nights, Business Forum, Exhibitions, JCI Debating Championship, JCI World Public Speaking Championship, JCI Awards Ceremony, Twinning Chapter, JCI ASPAC Senate Board Meeting, dan Farewell Ball (Gala).

 Menginspirasi para pemuda berkaitan dengan Indonesia sebagai tuan rumah JCI ASPAC 2023, pada JCI ASPAC 2022 di Jepang telah terpilih Aldo Tobing sebagai Presiden JCI Asia Pacific Senate Presiden 2022-2023 yang tentunya akan menjadi nilai tambah untuk mensukseskan JCI ASPAC di Jakarta.

Mengiringi Aldo Tobing sebagai Asia Pacific Senate President dalam upaya mensukseskan ASPAC Jakarta 2023 juga beberapa orang muda telah ditunjuk mewakili Indonesia.

Sanda Risma Panggabean sebagai General Legal Counsel, Michael Sandjaja sebagai Senate Conference Director, dan Jandi Mukianto sebagai Director dalam jajaran kepengurusan Asia Pacific Senate.

Sementara Aldo Tobing menambahkan, JCI adalah tentang suatu gerakan global orang-orang muda yang aktif membuat suatu perubahan positif dan membantu mencari solusi bagi tantangan terbesar di era ini.

"JCI menginspirasi para pemuda untuk mengenali tanggung jawab mereka selaku warga dunia agar dapat lebih berperan aktif dalam menciptakan dunia yang lebih baik," jelasnya.

"JCI merupakan wadah global yang menyediakan peluang pengembangan dan pembentukan kapabilitas generasi muda untuk menjadi pemimpin global," kata Aldo.

"Yang melayani dengan memberdayakan orang-orang muda melakukan perubahan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, lingkungan masyarakat, bangsa dan negara melalui beragam program kegiatan langsung di tengah masyarakat," tuturnya.

 “Visi JCI adalah To provide development opportunities that empower young people to create positive change’, dengan misi ‘To be the leading global network of young active citizens’,” ucap Aldo. (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT