26 May 2022, 09:30 WIB

IS Ledakan 4 Bom yang Tewaskan 12 Rakyat Afghanistan


Cahya Mulyana | Internasional

AFP
 AFP
Situasi pascaledakan bom di Afghanistan

EMPAT bom menghancurkan minibus dan sebuah masjid di Afghanistan pada Rabu (25/5) yang menewaskan sekitar 12 orang. Serangan itu diklaim dilakukan oleh kelompok Islamic State (IS). Jumlah serangan bom telah menurun di seluruh negeri sejak Taliban merebut kekuasaan tahun lalu, tepatnya Agustus.

Tetapi beberapa bom mematikan telah mengguncang negara itu sejak bulan lalu, tepatnya saat Ramadhan. Sedikitnya 10 orang tewas ketika tiga bom yang ditempatkan di atas minibus terpisah meledak di kota utara Mazar-i-Sharif, kata seorang pejabat kesehatan dan polisi Afganistan.

"Bom-bom itu ditempatkan di tiga minibus di berbagai distrik di kota itu," kata Juru Bicara Kepolisian Provinsi Balkh Asif Waziri kepada AFP seraya menambahkan bahwa 15 orang lainnya terluka.

Kepala Departemen Kesehatan Balkh Najibullah Tawana mengatakan tiga wanita termasuk di antara 10 orang yang tewas dalam ledakan di atas kendaraan itu. Beberapa jam setelah ledakan, kelompok yang disebut IS mengaku bertanggung jawab atas serangan minibus di media sosial.

IS menegaskan di Telegram tentaranya berada di balik tiga pemboman itu. Bom lain meledak di dalam sebuah masjid di ibu kota Kabul pada Rabu malam, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 10 lainnya.

Rumah Sakit Darurat Kabul menyatakan bahwa lima orang tewas dalam ledakan masjid dan 22 lainnya terluka. Beberapa ambulans bergegas ke masjid di Kabul untuk mengangkut para korban.

Pemerintah Afghanistan mengatakan bom itu ditempatkan di dalam kipas di masjid. Puluhan warga sipil tewas di Kabul dan kota-kota lain selama Ramadhan yang berakhir pada 30 April di Afghanistan dalam serangan sektarian, beberapa juga diklaim oleh IS.

Baca juga:  Bom di Kunduz Tewaskan 33 Rakyat Afghanistan

Pada 29 April, sedikitnya 10 orang tewas di sebuah masjid Sunni di Kabul dalam serangan yang tampaknya menargetkan anggota komunitas minoritas Sufi yang sedang melakukan ritual.

Kemudian pada 21 April, sebuah bom di sebuah masjid Syiah di Mazar-i-Sharif telah menewaskan sedikitnya 12 jemaah dan melukai puluhan lainnya. Serangan paling mematikan selama Ramadhan terjadi di utara kota Kunduz ketika sebuah bom menghancurkan sebuah masjid yang juga menargetkan jemaah Sufi pada 22 April.

Sedikitnya 33 orang tewas dalam ledakan itu dan puluhan lainnya terluka. Cabang regional IS di Afghanistan yang mayoritas Sunni telah berulang kali menargetkan Syiah dan minoritas seperti Sufi, yang mengikuti cabang mistik Islam.

IS adalah kelompok Islam Sunni, seperti Taliban, tetapi keduanya adalah saingan sengit. Perbedaan ideologis terbesar adalah bahwa Taliban mengejar Afghanistan yang bebas dari pasukan asing.

Sedangkan IS menginginkan kekhalifahan Islam yang membentang dari Turki hingga Pakistan dan sekitarnya. Para pejabat Taliban bersikeras pasukan mereka telah mengalahkan IS, tetapi para analis mengatakan kelompok jihad itu tetap menjadi tantangan keamanan utama.(France24/OL-5)

BERITA TERKAIT