22 May 2022, 10:00 WIB

Moskow Pertimbangkan Tukar Pasukan Ukraina dengan Medvedchuk


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Handout / Instagram account of Volodymyr Zelensky
 AFP/Handout / Instagram account of Volodymyr Zelensky
Politis Ukraina yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Viktor Medvedchuk

MOSKOW mempertimbangkan melakukan pertukaran pasukan antara pasukan Ukraina, batalion Azov, dengan Viktor Medvedchuk, pengusaha kaya Ukraina, yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu dikatakan negosiator Rusia, Sabtu (21/5).

"Kami tengah mempelajari kemungkinan itu," ujar Leonid Slutsky, anggota senior tim negosiasi Rusia, berbicara dari kota Donetsk, tenggara Ukraina.

Medvedchuk, 67, adalah seorang politisi dan salah satu orang terkaya di Ukraina. Dia terkenal memiliki hubungan dekat dengan Putin.

Baca juga: Legenda Tinju Ukraina Desak IOC Larang Atlet Rusia Ikut Olimpiade

Dia berhasil melarikan diri dari tahanan rumah setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, Februari lalu namun tertangkap lagi pada pertengahan April.

Pada Jumat (20/5), pasukan Rusia mengumumkan bahwa pasukan Ukraina terakhir yang bertahan di Kota Mariupol, tenggara Ukraina telah menyerah setelah sebelumnya mereka bertahan di pabrik baja Azovstal selama beberapa pekan.

Di antara pasukan Ukraina yang menyerah adalah anggota rezimen Azov, mantan unit paramiliter yang telah melebur ke angkatan bersenjata Ukraina.

Rusia menyebut unit tersebut, yang sebelumnya terkait dengan kelompok sayap kanan, sebagai organisasi neo-Nazi.

Pada 26 Mei, Mahkamah Agung Rusia dijadwalkan menutuskan apakah akan menetapkan rezimen Azov senagai organisasi teroris, yang akan membuat rumit rencana pertukaran tahanan itu. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT